Fungsi Pankreas dalam Sistem Pencernaan, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Fungsi Pankreas dalam Sistem Pencernaan, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi pankreas. ©2015 Merdeka.com/shutterstock
JATENG | 17 Juni 2022 12:21 Reporter : Jevi Nugraha

Merdeka.com - Fungsi pankreas sangat penting bagi sistem pencernaan. Tidak hanya bisa memproduksi hormon, pankreas juga berperan penting untuk memproduksi enzim yang dapat menghancurkan dan mencerna makanan.

Melansir dari Healthline, pankreas sendiri merupakan salah satu organ yang terletak di belakang rongga perut dengan panjang 12-18 cm. Apabila fungsi pankreas rusak, akan terjadi gangguan pada pencernaan dan meningkatkan risiko penyakit berbahaya dalam tubuh.

Fungsi pankreas dapat membantu sistem pencernaan dengan membuat hormon. Nantinya, hormon ini akan bekerja membawa pesan kimiawi melalui darah. Berikut fungsi pankreas dan penjelasannya yang merdeka.com lansir dari laman kesehatan dan sumber lainnya:

2 dari 3 halaman

Fungsi Pankreas

ilustrasi pankreas

health.mil

Fungsi pankreas sangat penting dalam sistem pencernaan dan metabolisme. Secara umum, ada dua fungsi pankreas, yaitu fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Adapun penjelasan mengenai kedua fungsi tersebut adalah sebagai berikut:

Fungsi Eksokrin

Pankreas memiliki kandungan eksorin yang menghasilkan enzim yang berperan penting untuk pencernaan. Enzim ini berfungsi untuk mencerna protein, amilase untuk pencernaan karbohidrat, dan lipase untuk memecah lemak.

Lipase sendiri merupakan enzim yang bekerja sama dengan cairan empedu yang diproduksi oleh hati memecah lemak dalam makanan. Saat tubuh tidak kekurangan lipase, akan kesulitan menyerap lemak dan vitamin yang larut dalam lemak.

Fungsi enzim eksorin selanjutnya, yaitu protase. Enzim ini bertugas untuk memecah protei dalam makanan dan melindungi pencernaan dari kuman yang hidup di usus. Apabila protein tidak tercerna dengan baik, bisa menyebabkan alergi pada tubuh seseorang.

Sementara itu, enzim amilase sendiri berperan penting untuk memecah pati menjadi gula yang bisa digunakan untuk energi tubuh. Jika tubuh kekurangan amilase, Anda dapat mengalami diare akibat karbohidrat yang tidak tercerna.

Fungsi Endokrin

Fungsi pankreas satu ini berperan penting untuk melepaskan hormon ke dalam aliran darah. Dua hormon utama yang saling berkaitan adalah insulin dan glukagon.

Insulin sendiri merupakan hormon yang dibuat di dalam sel pankreas yang dikenal sebagai sel beta. Sel ini membentuk sekitar 75 persen dari sel hormon pankreas. Jika kekurangan hormon insulin, kadar gula dalam darah akan meningkat dan menjadi pertanda adanya penyakit diabetes.

Sementara, sel alfa membentuk sekitar 20 persen sel di pankreas, salah satunya menghasilkan glukagon. Apabila kadar gula dalam tubuh rendah, glukagon akan membantu mengirimkan pesan ke hati untuk melepaskan cadangan gula yang tersimpan.

3 dari 3 halaman

Jenis Penyakit Pankreas

pankreas

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Ada sejumlah penyakit pankreas yang biasa dialami penderita. Adapun penyakit pankreas yang paling umum adalah sebagai berikut:

Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Kondisi ini bisa meningkatkan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Adapun dugaan paling kuat penyebab diabetes 1 adalah dipengaruhi faktor genetik dan juga faktor lingkungan.

Sementara itu, diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga yang dihasilkan tidak bisa digunakan dengan baik. Menurut penelitian, penderita diabetes jenis ini telah mencapai sekitar 90-95%.

Sebagaimana kita tahu, pankreas penderita diabetes tidak dapat memproduksi insulin sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh. Padahal, tanpa insulin sel-sel tubuh tidak bisa menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi. Adapun beberapa gejala diabetes, baik diabetes tipe 1 maupun tipe 2 adalah seperti berikut:

• Sering buang air kecil.

• Sering merasa haus.

• Pandangan menjadi kabur.

• Turun badan secara drastis tanpa sebab yang jelas.

• Sering mengalami infeksi dan berkurangnya massa otot.

Pankreatitis

Pankreatitis adalah penyakit yang terjadi ketika pankreas meradang dan rusak sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik. Biasanya, penyakit ini rentan dialami oleh penderita yang mengalami batu empedu atau sering mengonsumsi minuman beralkohol.

Pankreatitis tergolong akut jika muncul secara mendadak dan sembuh dalam beberapa minggu. Apabila tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menetap berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Kanker Pankreas

Ada dua jenis kanker pankreas, yaitu adenocarcinoma dan kanker endokrin. Belum ada gejala pasti yang menunjukkan kanker ini, namun pasien kanker pankreas biasanya mengalami penurunan nafsu makan, kulit menguning, sakit pada dada dan punggung, serta depresi.

Dua jenis kanker pankreas tersebut juga menyebabkan mutasi gen BRCA2 (yang merupakan penyebab yang sama kanker payudara). Usia, obesitas, diabetes, dan kebiasaan merokok pun disebut-sebut sebagai penyebab kanker pankreas.

(mdk/jen)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini