Gaya Hidup Tidak Sehat adalah Sumber Penyakit, Waspadai Akibat Buruknya

Gaya Hidup Tidak Sehat adalah Sumber Penyakit, Waspadai Akibat Buruknya
Ilustrasi sakit. ©Shutterstock/Pressmaster
JATENG | 11 Oktober 2021 12:01 Reporter : Ibrahim Hasan

Merdeka.com - Kesehatan mahal harganya, ungkapan yang sering dijadikan sebuah petuah untuk selalu menjaga kesehatan. Namun tak sedikit penderita penyakit timbul akibat kebiasaan hidup tidak sehat.

Penyakit akibat gaya hidup tidak sehat berbeda dengan penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang secara tiba-tiba. Penyakit akibat gaya hidup tidak sehat adalah berkaitan dengan aktivitas yang salah. Terjadi terus menerus hingga menimbulkan efek kesehatan yang merugikan.

Ada dua jenis gaya hidup yang mempengaruhi kesehatan. Yakni gaya hidup sehat dan gaya hidup tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat contohnya beragam, mulai dari sering begadang, kurang aktif bergerak, kurang konsumsi air putih, pola makan yang salah, hingga konsumsi rokok dan alkohol. Beberapa contoh gaya hidup tidak sehat tersebut harus segera dihindari agar mendapatkan kualitas kesehatan yang baik.

Tanpa disadari kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat menjadi faktor utama penyebab penyakit ringan hingga kronis. Berbagai jenis penyakit mulai dari tekanan darah tinggi, obesitas, hingga kanker berawal dari gaya hidup tidak sehat.

Melihat dampak buruknya berikut merdeka.com ulas gaya hidup tidak sehat adalah sumber penyakit yang harus diwaspadai akibat buruknya, melansir dari laman RSUP Dr. Sardjito dan Health Me Up.

2 dari 4 halaman

Gaya Hidup Tidak Sehat adalah Sumber Penyakit

pinggang

© prevention.com

Sebagaimana yang telah diketahui, gaya hidup tidak sehat adalah sumber penyakit.
Kebalikannya ialah gaya hidup sehat, berupa pola aktivitas dapat menjaga kesehatan dan menghindarkan diri dari hal-hal yang bisa mendatangkan penyakit. Sedangkan gaya hidup tidak sehat akan mengakibatkan sindrom metabolik dengan berbagai resiko penyakitnya.

Sindrom Metabolik dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh, dan kadar kolesterol yang tidak normal. Kondisi kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu timbulnya penyakit Dislipidemia. Penyakit ini terjadi karena kolesterol atau lemak (lipid) yang tidak normal di dalam tubuh.

Dislipidemia meningkatkan kemungkinan penyumbatan arteri (aterosklerosis) dan serangan jantung, stroke, atau masalah sirkulasi darah lainnya terutama pada pemilik gaya hidup tidak sehat seperti perokok. Pada orang dewasa, ini sering berhubungan dengan obesitas, diet yang tidak sehat dan kurang olahraga. Dislipidemia berakibat fatal, bahkan kematian.

Menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik merupakan fondasi untuk memiliki tubuh yang sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang tak tergerak meluangkan waktu untuk melakukannya.

3 dari 4 halaman

Hindari Gaya Hidup Tidak Sehat

ilustrasi air putih

Shutterstock/Panom Pensawang

Kurang Mengonsumsi Air Putih

Gaya hidup tidak sehat yang paling sepele adalah kurangnya konsumsi air putih. Air putih punya beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Berbagai manfaat seperti mencegah dan mengatasi sakit kepala, meringankan sembelit, mencegah batu ginjal, membantu menurunkan berat badan, menjaga kesehatan kulit, menjaga suhu tubuh, membantu penyerapan nutrisi, hingga memaksimalkan performa fisik, dapat Anda rasakan apabila mengonsumsi air putih secara cukup.

Oleh sebab itu, konsumsilah air putih 6 sampai 8 gelas setiap hari, dan rasakan manfaatnya.

Pola Makan yang Salah

Memperhatikan asupan makanan merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Meski demikian, tak sedikit orang yang kurang memperhatikan asupan makanan yang mereka konsumsi. Hal tersebut merupakan satu gaya hidup tidak sehat. Jika dilakukan terus menerus, maka hal tersebut bisa membuat seseorang menjadi kekurangan gizi.

Oleh sebab itu, sebaiknya konsumsi makanan sehat dari biji-bijian utuh seperti oatmeal, roti gandum, dan sereal. Makanan-makanan tersebut mengandung asam folat, vitamin B, serta selenium yang dipercaya bermanfaat untuk mengontrol berat badan, menjaga kesehatan jantung, serta mengurangi risiko diabetes.

Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi berbagai jenis sayuran, telur, buah-buahan, kacang-kacangan guna memelihara kesehatan tubuh.

Sering Begadang

Kebiasaan sering begadang merupakan gaya hidup tidak sehat. Kebiasaan ini dapat berpengaruh terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Oleh sebab itu, usahakan untuk tidur cukup selama 7 sampai 9 jam setiap harinya agar terhindar dari risiko obesitas, penyakit jantung, bahkan diabetes.

Pasif Bergerak

Kurang berolahraga juga menjadi salah satu contoh dari gaya hidup tidak sehat. Padahal, ada banyak olahraga yang bisa Anda pilih untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Seperti lari, yoga, berenang, bermain tenis, dan olahraga lainnya.

Anda disarankan untuk berolahraga secara rutin 15 sampai 30 menit setiap hari agar tubuh senantiasa sehat dan bugar.

Merokok dan Minum Alkohol 

Gaya hidup tidak sehat yang harus dihindari berikutnya yaitu merokok. Merokok diketahui dapat memicu terjadinya gangguan kardiovaskular, kerusakan otak, penyakit paru-paru, penyakit mulut dan tenggorokan, penyakit lambung, tulang keropos, masalah reproduksi, penuaan dini, hingga terjadinya gangguan psikologis.

Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol juga sebaiknya Anda hindari. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa konsumsi alkohol dapat merusak sel dendritik tubuh (komponen yang cukup penting dalam sistem kekebalan tubuh).

Kecanduan Perangkat Teknologi

Di era sekarang, manusia hampir tak pernah terlepas dari perangkat teknologi. Meski demikian, penggunaan perangkat teknologi seperti televisi, komputer atau gadget tetaplah harus dibatasi.

Penggunaan perangkat teknologi yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk. Hal ini karena paparan sinar biru atau blue light perangkat teknologi (dalam jumlah banyak) dapat berpengaruh pada penglihatan serta pola tidur.

4 dari 4 halaman

Akibat Buruk Menjalani Gaya Hidup Tidak Sehat

ilustrasi sakit jantung

©©2012 Merdeka.com

Penyakit jantung

Gaya hidup tidak sehat dapat mempengaruhi otot jantung dan dinding pembuluh darah. Faktor penyebab utamanya adalah kebiasaan merokok, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi disebabkan oleh banyak hal, termasuk stres, obesitas, faktor genetik, konsumsi garam yang berlebihan pada diet, dan faktor usia.

Kanker

Kanker disebabkan adanya pertumbuhan sel yang tak biasa dan membahayakan kesehatan. Beberapa tipe kanker disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat seperti merokok, terlalu banyak di bawah matahari, dan konsumsi makanan yang mengandung karsinogen.

Stroke

Stroke terjadi ketika pembuluh darah ke otak terhalang, sehingga menyebabkan kurangnya oksigen pada beberapa bagian otak.

Obesitas

Kebiasaan makan yang kurang sehat, makan terlalu banyak, jarang berolahraga, dan gaya hidup menetap bisa menyebabkan obesitas. Tak hanya itu, orang yang mengalami kelebihan berat badan juga bisa mengalami banyak masalah lain seperti kesulitan bernapas, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan lainnya.

Diabetes tipe 2

Obesitas menjadi penyebab penyakit lain seperti diabetes tipe II yang tidak bergantung pada insulin dan biasa terjadi pada orang dewasa.

The International Diabetes Federation menunjukkan bahwa saat ini negara yang penduduknya paling banyak mengalami diabetes tipe 2 adalah India, yaitu sekitar 40,9 juta orang.

Swimmer ear

Swimmer ear adalah sebutan untuk penyakit telinga akibat peradangan, iritasi, dan infeksi pada bagian luar telinga dan kanal dalam. Gejalanya termasuk telinga yang berdenging dan kesulitan untuk mengerti pembicaraan.

Penyakit ini disebabkan seringnya mendengarkan musik atau suara yang keras serta terlalu sering menggunakan headphone.

Penyakit paru-paru obstruktif kronis (COPD)

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) disebabkan oleh kerusakan permanen pada alat pernapasan. Penyakit ini bisa terjadi karena faktor seperti merokok dan polusi udara.

Cirrhosis

Cirrhosis adalah penyakit yang terjadi pada liver. Konsumsi alkohol yang berlebihan adalah salah satu penyebabnya. Konsumsi alkohol berlebih merupakan gaya hidup tidak sehat. Selain itu, hepatitis kronis juga bisa memicu terjadinya penyakit cirrhosis.

Nephritis

Nephritis adalah penyakit ginjal yang ditengarai dengan membengkaknya ginjal. Selain itu, Nephritis juga diikuti dengan hilangnya fungsi ginjal.

(mdk/Ibr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami