Intip 8 Potret Pemandian Candi Umbul, Kompleks Pemandian Sejak Zaman Mataram Kuno

Intip 8 Potret Pemandian Candi Umbul, Kompleks Pemandian Sejak Zaman Mataram Kuno
JATENG | 25 Maret 2020 07:00 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Pemandian Candi Umbul berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Dilansir dari Kemendikbud.go.id, kompleks pemandian itu merupakan situs purbakala dari zaman Indonesia klasik. Dulunya, di sana terdapat candi yang berjumlah dua buah. Hal itu terlihat dari komponen-komponen candi yang berpasangan.

Selain itu, di sana terdapat pula sumber mata air. Kini, mata air itu digunakan sebagai kolam pemandian. Dinding kolam di sana disusun dari komponen-komponen candi. Situs pemandian itu diyakini sudah berdiri sejak abad ke-9 Masehi.

1 dari 8 halaman

Memiliki Dua Kolam

pemandian candi umbul

jejakpiknik.com

Situs Candi Umbul merupakan bangunan yang memiliki dua bangunan kolam. Kolam itu berbentuk persegi panjang yang masing-masing tidak memiliki ukuran yang sama.

Salah satu kolam berukuran 8,5 x 7 meter, sedangkan kolam yang satunya lagi memiliki ukuran 7,15 x 12,5 meter. Dilansir dari Kemendikbud.go.id, sebagian besar bahan yang digunakan untuk dinding kolam terbuat dari batu kulit candi dan batu andhesit.

2 dari 8 halaman

Temuan Artefak pada Candi

pemandian candi umbul

jejakpiknik.com


Dikutip dari Kemendikbud.go.id, beberapa artefak ditemukan di area situs tersebut. Artefak-artefak itu diantaranya ditemukan di sisi tenggara kolam dan beberapa area lainnya.

Artefak-artefak itu antara lain umpak dan landasan untuk menempatkan miniatur candi, relief binatang, arca Agatya, arca Durga, miniatur candi, umpak, yoni, dan padmasana.

3 dari 8 halaman

Bekas Candi Hindu

pemandian candi umbul

jejakpiknik.com

Dilansir dari Kemendikbud.go.id, dulunya di kompleks pemandian itu terdapat sebuah Candi Hindu.

Hal itu terlihat dari temuan Arca Durga dan Arca Agastya yang memiliki sifat Agama Hindu. Selain itu, keyakinan bahwa dulunya kompleks itu merupakan candi Hindu diperkuat akan adanya temuan miniatur candi

4 dari 8 halaman

Temuan Miniatur Candi

pemandian candi umbul

YouTube/Grabag TV

Temuan miniatur candi itu menjadi petunjuk tentang tanggal berdirinya candi di sana. Dari adanya miniatur itu, diyakini Candi Umbul didirikan pada sekitar tahun 800-850 Masehi (Abad ke-9).

5 dari 8 halaman

Runtuh Karena Letusan Gunung Api

pemandian candi umbul

Wikipedia.org

Dilansir dari Kemendikbud.go.id, letusan dahsyat Gunung Merapi pada tahun 1006 Masehi menyebabkan hancurnya sendi kehidupan masyarakat termasuk Candi Umbul.

Sama halnya dengan candi-candi yang berada di wilayah Magelang, Candi Umbul berada tak jauh dari Gunung Merapi. Selain akibat letusan gunung, bangunan itu diyakini runtuh akibat adanya gempa tektonik.

6 dari 8 halaman

Runtuh Akibat Banjir

pemandian candi umbul

2020 Brilio.net

Dikutip dari Kemendikbud.go.id, Candi Umbul juga diyakini runtuh karena adanya banjir di wilayah itu. Bukti itu terlihat dari adanya temuan hasil ekskavasi yang berupa susunan komponen batu candi yang berada di atas batu gundul.

7 dari 8 halaman

Daerah Prospek Panas Bumi

pemandian candi umbul

Visitmagelang.id

Dilansir dari Esdm.go.id, daerah Candi Umbul merupakan daerah prospek panas bumi yang terletak di sebelah utara Gunung Telomoyo. Hal itu membuat di sana terdapat pemandian air panas.

8 dari 8 halaman

Pemandian Air Panas dan Dingin

pemandian candi umbul

YouTube/Grabag TV

Kolam pemandian air panas Candi Umbul terbagi atas dua, yaitu pemandian air panas dan dingin. Dilansir dari jejakpiknik.com, untuk bisa masuk dan menikmati pemandian ini pengunjung dikenakan tarif Rp 5.500 untuk dewasa dan Rp 4.500 untuk anak-anak, sedangkan pada hari libur tarif untuk dewasa sebesar Rp 7.000 dan untuk anak-anak sebesar Rp.6.000.



(mdk/shr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami