Jadi Guru Inspiratif di Jateng, Ini Kisah Inspirasi Aprilia Palupi

Jadi Guru Inspiratif di Jateng, Ini Kisah Inspirasi Aprilia Palupi
Aprilia Palupi, guru inspiratif Jateng. ©jatengprov.go.id
JATENG | 25 November 2021 18:41 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Menjadi guru merupakan tanggung jawab yang besar. Masa depan para penerus bangsa ada di tangan mereka. Apabila para guru tidak mendidik para siswa dengan baik, masa depan negeri inipun tidak akan baik.

Namun dalam mendidik para siswa, tak jarang para guru menghadapi banyak tantangan. Kondisi ini mendorong mereka berpikir kreatif dan inovatif dalam menemukan metode pembelajaran yang efektif, efisien, dan asyik bagi anak didiknya.

Rupanya hal ini disadari oleh Aprilia Palupi, guru SMKN 1 Bansari, Temanggung. Dia telah menemukan metode pembelajaran jarak jauh bahkan sebelum masa pandemi. Inilah yang membuatnya tidak menemukan kendala berarti saat pembelajaran jarak jauh selama pandemi.

2 dari 4 halaman

Jadi Guru Inspiratif di Jateng

aprilia palupi guru inspiratif jateng
©jatengprov.go.id

Aprilia merupakan salah satu guru inspiratif di Jateng. Dia tercatat telah berhasil mendapatkan dua penghargaan tingkat nasional, yaitu penghargaan pada lomba kompetensi guru pertanian 2016 serta guru inspiratif masa pandemi 2020.

“Sebenarnya pola mengajar saya itu biasa. Saya hanya menekankan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Karena sekarang guru banyak yang belum menerapkan. Tapi bagi saya hal itu tidak bisa ditawar. Itulah yang membawa saya menerima penghargaan dalam lomba kompetensi guru pertanian tingkat nasional,” kata Aprilia dikutip dari Jatengprov.go.id pada Kamis (25/11).

Sementara penghargaan kedua ia raih berkat inovasinya dalam mengembangkan metode pendidikan jarak jauh. Bahkan ia mengaku mengembangkan metode itu jauh-jauh hari sebelum ada pandemi.

3 dari 4 halaman

Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

aprilia palupi guru inspiratif jateng
©jatengprov.go.id

Aprilia mengatakan bahwa awalnya metode pembelajaran jarak jauh itu ia buat untuk memantau anak didiknya karena waktu itu ia banyak mengikuti kegiatan di luar sekolah serta pelatihan-pelatihan.

Namun ternyata anak didiknya merasa nyaman dengan metode itu. Akhirnya ia mengembangkan metode itu untuk menyampaikan materi tentang kebencanaan.

“Setelah itu metode ini saya khususkan untuk menyampaikan materi kebencanaan. Karena sekolah kami berada di bawah gunung, jadi perlu dibekali materi kebencanaan bagi siswa. Saat itu belum ada pandemi dan belum ada pembelajaran jarak jauh, saya sudah mulai,” terang Aprilia.

4 dari 4 halaman

Bekali Siswa dengan Skill Kewirausahaan

aprilia palupi guru inspiratif jateng
©jatengprov.go.id

Aprilia mengatakan, untuk saat ini ia tengah mendampingi siswa dalam mengembangkan skill kewirausahaan mereka. Untuk metode tersebut, ia memberi pendampingan pada para siswa mulai dari perencanaan, penentuan passion, bentuk, brand, packaging, hingga marketing. Ia mewajibkan masing-masing siswa memiliki satu produk yang kemudian dipasarkan di medsos.

Ia menambahkan, semangatnya berinovasi tak lepas dari dukungan seluruh komponen, termasuk Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Di masa Pak Ganjar, Pak Gubernur sangat luar biasa selalu menghargai dan mengapresiasi guru-guru berprestasi dan memberi support juga setiap kegiatan yang dilaksanakan. Terutama untuk kemajuan pendidikan Jawa Tengah,” ungkap Aprilia.

(mdk/shr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami