Jenis Makanan Penyebab Stres dan Kecemasan, Perlu Diketahui

Jenis Makanan Penyebab Stres dan Kecemasan, Perlu Diketahui
Ilustrasi donat. ©2019 Merdeka.com/Pixabay
JATENG | 6 Desember 2021 13:13 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Kondisi stres memang menjadi ancaman tersendiri bagi setiap orang. Dalam hal ini, kondisi stres dapat dipicu oleh berbagai macam faktor. Mulai dari banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, rutinitas harian yang monoton, kondisi hubungan dengan anggota keluarga, teman, maupun pasangan, maupun berbagai hal lainnya.

Selain itu, kondisi stres juga dapat dipicu dari berbagai makanan yang dikonsumsi. Dalam hal ini, para ahli menyetujui bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memberikan pengaruh secara langsung terhadap kondisi stres atau kecemasan yang dialami.

Hal ini tidak lain karena berbagai kandungan makanan yang dikonsumsi akan diserap tubuh, termasuk otak. Dalam hal ini, otak memerlukan asupan nutrisi yang baik untuk memproduksi berbagai macam hormon yang mengatur perasaan bahagia, tenang, dan aman.

Dengan begitu, ketika Anda mengonsumsi makanan yang sembarangan dan tidak sehat, maka asupan nutrisi yang dibutuhkan otak tidak dapat terpenuhi dengan baik. Tidak heran, jika risiko stres dan kecemasan yang dialami akan semakin tinggi.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui berapa jenis makanan penyebab stres dan kecemasan dan jenis makanan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mental. Dilansir dari Verywell mind, berikut kami merangkum penjelasan lengkap yang bisa Anda simak.

2 dari 4 halaman

Jenis Makanan Penyebab Stres dan Kecemasan

ilustrasi burger
©PxHere/Markus Ferdinand

Berdasarkan ahli psikoterapis dan pakar kesehatan otak Teralyn Sell, PhD, jenis makanan penyebab stres dan kecemasan terbesar adalah kafein, gula, dan minuman beralkohol. Makanan dan minuman yang mengandung kafein dapat meningkatkan detak jantung, menyebabkan kegelisahan, dan membuat sulit tidur. Meskipun kafein tidak menyebabkan kecemasan, namun kandungan ini cukup berpengaruh.

Sementara itu, banyak profesional kesehatan menunjukkan bahwa penyebab umum dari stres dan kecemasan juga bisa dipengaruhi oleh gula dan karbohidrat olahan. Banyak penelitian menunjukkan, diet tinggi makanan olahan seperti makanan cepat saji dan gula dapat meningkatkan depresi, kecemasan, dibandingkan diet yang lebih sehat seperti diet Mediterania.

Hal yang tidak kalah menarik, bahwa tidak makan sama sekali juga berkontribusi pada kondisi stres dan cemas. Orang yang menjalani diet berlebihan dengan membatasi makanan secara ketat, memperoleh lebih sedikit energi. Sehingga tubuh sering kali lemah dan tidak bertenaga untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Tubuh yang lemah dan tidak nyaman bisa mempengaruhi suasana hati yang buruk.

Ketika Anda sering mengonsumsi makanan olahan yang tidak mengandung banyak nutrisi, maka hanya ada sedikit ruang tersisa untuk makanan padat nutrisi yang tinggi vitamin, mineral dan antioksidan, seperti buah dan sayuran segar, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3 dari 4 halaman

Jenis Makanan yang Meningkatkan Kesejahteraan Mental

ilustrasi buah buahan tropis
©Pixabay/skeeze

Setelah mengetahui beberapa jenis makanan penyebab stres dan kecemasan, lalu jenis makanan apa saja yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan mental. Dikatakan, bahwa makanan utuh, makanan yang mengandung protein dan lemak sehat, dapat berdampak positif bagi kesehatan mental.

Dalam hal ini, neurotransmitter otak (serotonin, dopamine, dan lainnya) bergantung pada asam amino dari protein dan faktor nutrisi pendukung nutrisi seperti vitamin A, B, C, D, dan sebagainya, untuk membantu meningkatkan fungsi kerja otak yang baik untuk kesejahteraan mental.

Dengan begitu, para ahli menyarankan untuk banyak menambahkan buah-buahan, sayuran dengan warna yang cerah, ikan berlemak seperti salmon, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan polong-polongan untuk konsumsi sehari-hari. Beberapa jenis makanan ini dinilai memiliki kandungan baik yang berguna untuk fungsi kerja otak.

Selain itu, makanan fermentasi seperti yogurt dan kefir, kombucha, asinan, kimchi, dan tempe juga berkontribusi pada suasana hati yang lebih baik. Selain sehat, beberapa makanan ini juga mempunyai cita rasa yang lezat dan nikmat untuk dikonsumsi sehari-hari.

4 dari 4 halaman

Cara Menentukan Pilihan Makanan

ilustrasi daging sapi
missinthekitchen.com

Setelah mengetahui beberapa jenis makanan penyebab stres dan kecemasan, terakhir yang perlu dipahami adalah bahwa Anda tidak perlu sempurna dalam hal ini. Memilih makanan memang perlu dilakukan, namun tidak harus ketat dan memaksakan diri.

Sebaiknya, Anda mulai mengenal berbagai jenis makanan dengan mengelompokannya pada kategori tertentu. Mulai dari makanan cukup baik, makanan baik, dan makanan yang paling baik atau bergizi. Alih-alih melarang diri Anda untuk makan makanan favorit, Anda bisa menggantinya dengan makanan yang lebih bergizi.

Misalnya, jika Anda memiliki hidangan utama favorit yang banyak mengandung daging, cobalah menukar ikan yang mengandung protein, atau buat campuran daging giling dan jamur.

Selain itu, ahli juga menyarankan untuk fokus pada makan makanan berprotein tinggi setiap 3 jam untuk menjaga gula darah tetap teratur setiap saat, dan mengurangi atau menghindari minuman beralkohol untuk menghentikan adrenalin dan mengurangi risiko sulit tidur

Penting juga untuk mengonsumsi makanan secara teratur. Jika tidak, kondisi kelaparan hanya akan membuat Anda cemas dan lekas marah karena gula darah dalam tubuh menurun. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan asupan makanan dengan rutin dan teratur untuk membantu mengontrol kesehatan mental yang lebih baik.

(mdk/ayi)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami