Kampungnya Berstatus Lockdown, Begini Prosesi Pernikahan Dua Sejoli di Purbalingga

Kampungnya Berstatus Lockdown, Begini Prosesi Pernikahan Dua Sejoli di Purbalingga
Pernikahan di Tengah Wabah Corona. ©2020 liputan6.com
JATENG | 8 April 2020 19:00 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Merebaknya virus Corona membuat banyak warga menjadi resah. Mereka menutup akses jalan menuju desa mereka sebagai bentuk pencegahan dan penyebaran virus Corona. Bahkan di blokade jalan itu mereka menuliskan kata 'Lockdown'.

Hal ini juga terjadi di Desa Gunungwuled, Purbalingga. Lockdown dilakukan desa itu setelah ada seorang warganya yang positif terkena COVID-19. Namun, masalahnya ada sepasang kekasih di sana yang hendak melangsungkan pernikahan. Mereka adalah Ryan dan Tiwi.

Karena status lockdown yang sedang diterapkan di desa mereka, akhirnya mereka harus melangsungkan pernikahan dengan cara yang berbeda. Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Tak Ada Tamu Undangan...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami