Kisah Heroik Kodir, Pemancing yang Selamatkan Puluhan Siswa Tragedi Susur Sungai Turi

Kisah Heroik Kodir, Pemancing yang Selamatkan Puluhan Siswa Tragedi Susur Sungai Turi
JATENG | 24 Februari 2020 14:37 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Ada kisah kepahlawanan di balik setiap tragedi. Kisah itu pula terjadi pada peristiwa susur sungai di Sungai Sempor, Desa Donokerto, Kabupaten Turi, Sleman, Jumat (20/2) lalu. Ratusan siswa SMP hanyut ke sungai saat sedang melakukan kegiatan pramuka.

Ada sekitar 257 siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut, 10 orang dinyatakan meninggal. Sebelum ditemukan, ratusan pelajar ini terseret arus sungai yang deras. Beruntung puluhan pelajar dapat diselamatkan oleh pemancing yang berada tak jauh dari lokasi.

Ialah Sudarwanto, atau yang akrab dipanggil Kodir, pemancing heroik di balik kejadian nahas itu. Pria berusia 37 tahun itu berhasil menyelamatkan puluhan siswa SMP Negeri 1 yang tengah terseret arus. Ini kisah lengkapnya.

1 dari 4 halaman

Hendak Memancing

susur sungai

2020 Merdeka.com

Kodir mengaku hendak memancing saat peristiwa nahas itu terjadi. Saat menaruh alat pancing, tiba-tiba dia mendengar suara minta tolong. Ternyata, suara itu berasal dari siswa SMPN 1 Turi yang terbawa arus.

"Saya langsung lari ke bawah. Ternyata ada sekumpulan anak-anak dengan seragam Pramuka yang minta tolong. Terus aja juga yang menangis. Mendengar itu saya langsung terjun ke sungai," kata Kodir, dilansir Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Pakai Tangga untuk Menolong Korban

evakuasi buaya berkalung ban di sungai palu

ANTARA/Mohamad Hamzah

Kodir mampu menyelamatkan puluhan siswa walaupun ia hanya seorang diri. Kodir menggunakan tangga yang tergeletak tak jauh dari sungai. Tangga itu digunakan agar para siswa bisa naik ke pinggir sungai. Menurut pengamatannya, saat itu yang banyak menjadi korban adalah wanita.

"Tangga itu saya biasa gunakan untuk menyeberangi sungai sempor," kata Kodir. Menurut Kodir, kedalaman Sungai Sempor yang biasanya hanya setengah meter naik hingga dua meter pada peristiwa itu.

3 dari 4 halaman

Mendengar Tangisan

susur sungai

2020 Merdeka.com

Pada saat terjadinya peristiwa, Kodir mendengar banyak suara tangisan. Dia sendiri tak menghitung berapa jumlah persis siswa yang ia selamatkan. Ia hanya mengingat suara tangisan dan ketakutan.

"Saya menjadi sedih saat mengingat peristiwa itu," kata Kodir.

Berkat aksi heroik Kodir ini, puluhan siswa yang hanyut dapat diselamatkan. Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat, baru puluhan orang yang bisa diselamatkan saat itu.

4 dari 4 halaman

Menjadi Kisah Inspiratif

ilustrasi facebook

2019 vox.com

Kisah heroik Kodir kemudian menjadi viral di media sosial setelah diunggah pengguna akun Facebook Antox King ke grup Facebook Mancing Mania Jogjakarta.
Sang pemilik akun sendiri, Sudianto (43 tahun), merupakan tetangga Kodir. Dia menebar kisah Kodir untuk menebar inspirasi.

"Saya bagikan ke grup Facebook agar para pemancing lainnya terinspirasi. Sampai saat ini sudah ada 8.000 komentar dan like. Semoga kebaikan Mas Kodir menular ke pemancing lainnya," ujar Sudianto dilansir Liputan6.com. (mdk/shr)

Baca juga:
Tewaskan 10 Siswa, Ini 5 Fakta Kegiatan Susur Sungai Pramuka SMP di Turi Sleman
Kronologi Lengkap Malapetaka Susur Sungai Tewaskan 10 Orang
Tragedi Susur Sungai Sempor, Enam Pelajar Alami Gejala Gangguan Psikis
Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polda DIY Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi
2 Siswa SMP Negeri 1 Turi Ditemukan Tewas, Total Korban 10 Orang
8 Korban Tewas SMP Negeri 1 Turi Wanita, Diduga Sulit Gerak Pakai Rok Panjang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami