Makanan untuk Penderita Typus, Utamakan Bertekstur Halus

Makanan untuk Penderita Typus, Utamakan Bertekstur Halus
Ilustrasi demam. ©2015 Merdeka.com/shutterstock
JATENG | 4 Oktober 2022 13:45 Reporter : Ayu Isti

Merdeka.com - Typus adalah salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi. Typus atau disebut juga dengan demam tifoid, adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Biasanya infeksi ini ditularkan melalui konsumsi makanan atau air yang telah terkontaminasi dengan bakteri Salmonella typhi.

Biasanya, orang yang mengalami gangguan ini merasakan beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, penurunan berat badan, diare, sakit perut, hingga kehilangan nafsu makan. Umumnya, dokter akan memberikan resep obat dan menganjurkan pola makanan sehat untuk mempercepat penyembuhan pasien typus.

Karena memiliki kondisi pencernaan yang sedang tidak baik, makanan untuk penderita typus yang baik dikonsumsi adalah makanan rendah serat. Bukan hanya itu, diutamakan pula jenis-jenis makanan yang bertekstur lembut dan mudah dicerna. Sebab, kondisi lambung sedang bermasalah dan tidak dapat bekerja secara optimal.

Selain mengetahui beberapa makanan untuk penderita typus, Anda juga perlu memperhatikan jenis makanan apa saja yang sebaiknya dihindari. Beberapa makanan ini menjadi pantangan tersendiri, karena sulit dicerna dan dapat berisiko meningkatkan gejala. Oleh karena itu, bagi pasien typus harus memperhatikan dengan baik setiap makanan yang dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter.

Dilansir dari Healthline, berikut kami merangkum beberapa makanan untuk penderita typus dan pantangannya, perlu diketahui.

2 dari 4 halaman

Mengenal Typus

Sebelum mengetahui jenis makanan untuk penderita typus, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan typus. Typus atau demam tifoid adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan bakteri tersebut.

Bukan termasuk penyakit ringan, ini adalah gangguan kesehatan yang cukup berat dan perlu diwaspadai. Pasalnya, di negara maju ini menjadi masalah serius dengan kasus kematian secara global 215.000 setiap tahunnya.

ilustrasi sakit

©2012 Shutterstock/corepics

Pasien yang mengalami gangguan ini akan merasakan beberapa gejala. Mulai dari demam, sakit kepala, kelelahan, penurunan berat badan, diare, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan. Selain dengan perawatan pengobatan, dokter akan menyarankan perubahan pola diet sehat untuk membantu mempercepat pemulihan.

Secara khusus, dokter akan menganjurkan konsumsi makanan padat nutrisi yang bertekstur lembut dan mudah dicerna selama perawatan. Selain dapat mencukupi nutrisi dan memberikan energi, makanan ini dapat meredakan masalah pencernaan yang dialami pasien typus.

3 dari 4 halaman

Makanan untuk Penderita Typus

Setelah mengetahui kondisi umum, berikutnya terdapat beberapa makanan untuk penderita typus yang dianjurkan. Dalam hal ini, pasien tylus disarankan untuk mengonsumsi makanan yang rendah serat, seperti sayuran yang dimasak, buah-buahan matang dan bertekstur lembut, dan biji-bijian olahan.

Penting untuk mengutamakan tekstur lembut dan mudah dicerna dari makanan yang dikonsumsi, mengingat kondisi pencernaan pasien typus yang sedang bermasalah. Mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dapat membantu proses pengolahan di dalam lambung sehingga nutrisi dapat diserap dengan baik tanpa meningkatkan risiko gejala.

Berikut daftar makanan untuk penderita typus yang baik untuk dikonsumsi:

  • Sayuran yang dimasak: kentang, wortel, kacang hijau, bit, labu
  • Buah-buahan: pisang matang, melon, saus apel, buah kalengan
  • Biji- bijian: nasi putih, pasta, roti putih, kerupuk
  • Protein: telur, ayam, kalkun, ikan, tahu, daging giling
  • Produk susu: susu pasteurisasi rendah lemak atau bebas lemak, yogurt, keju, dan es krim (sesuai toleransi)
  • Minuman: air minum kemasan, teh herbal, air kelapa, jus, kaldu
4 dari 4 halaman

Makanan yang Perlu Dihindari

Setelah mengetahui beberapa jenis makanan untuk penderita typus, Anda juga perlu memperhatikan makanan apa saja yang perlu dihindari. Dalam hal ini, makanan tinggi serat sebaiknya tidak dikonsumsi bagi penderita typus. Sebab, makanan tinggi serat membutuhkan sistem kerja pencernaan yang lebih optimal, sementara kondisi lambung sedang tidak dapat berfungsi dengan baik.

Selain itu, pasien typus juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas dan tinggi lemak. Dua makanan ini termasuk jenis yang sulit untuk dicerna lambung, bahkan dapat meningkatkan risiko gejala yang lebih parah. Berikut rincian makanan yang perlu dihindari atau dibatasi bagi penderita typus:

  • Sayuran mentah: brokoli, kangkung, kembang kol, kol, bawang bombay
  • Buah-buahan: buah kering dan beri mentah, nanas, dan kiwi
  • Biji-bijian utuh: quinoa, couscous, barley, soba, beras merah
  • Kacang: almond, pistachio, kacang macadamia, kenari
  • Biji: biji labu, biji rami, biji chia
  • Kacang-kacangan: kacang hitam, kacang merah, lentil, buncis
  • Makanan pedas: cabai, jalapeos, paprika, cabai rawit
  • Makanan berlemak: donat, stik mozzarella, ayam goreng, keripik kentang, onion ring

Itulah beberapa makanan untuk penderita typus yang dianjurkan dan yang perlu dihindari. Penting untuk mengikuti saran diet ini agar proses penyembuhan pasien typus lebih mudah dan cepat. Selain itu, ANda juga perlu mengimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Minum banyak air putih untuk mendukung proses pemulihan yang lebih baik.

(mdk/ayi)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini