Mengunjungi Curug Putri di Brebes, Dipercaya Jadi Tempat Mandi 'Bidadari Kayangan'

Mengunjungi Curug Putri di Brebes, Dipercaya Jadi Tempat Mandi 'Bidadari Kayangan'
Curug Putri Brebes. ©brebeskab.go.id
JATENG | 13 Agustus 2022 15:38 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Brebes bagian selatan merupakan wilayah yang didominasi kawasan perbukitan lereng Gunung Slamet. Di kawasan itu banyak sekali terdapat tempat wisata alam. Salah satu wisata alam itu adalah Air Terjun Curug Putri.

Jalan menuju ke Curug Putri memang agak sulit dijangkau karena lokasinya cukup terpencil. Namun sepanjang perjalanan menuju curug itu wisatawan akan disuguhkan pemandangan indah. Saat sampai di lokasi, wisatawan akan disuguhkan pemandangan luar biasa.

Berikut fakta menarik soal Curug Putri Brebes, mengutip dari Tempatwisataindonesia.id:

2 dari 3 halaman

Mitos Curug Putri

curug putri brebes

©brebeskab.go.id

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, air terjun ini dulunya memiliki dua curug. Namun karena debit airnya menurun seiring berjalannya waktu, kini hanya tersisa satu curug yang mengalir. Walau begitu, air terjun tersebut masih memiliki keindahan dan tetap menjadi daya tarik pengunjung.

Selain itu, sebagian masyarakat percaya bahwa Curug Putri memiliki asal usul yang unik. Kata “curug” diartikan sebagai air terjun, sementara kata “putri” diartikan sebagai bidadari dari kayangan. Berdasarkan kepercayaan nenek moyang, air terjun tersebut dulunya merupakan tempat mandi bidadari dari kayangan.

3 dari 3 halaman

Keindahan Air Terjun

curug putri brebes

©brebeskab.go.id

Selain dari pancuran airnya, keindahan air terjun itu adalah tebing batu dengan ukiran alam yang indah di kanan kirinya. Selain itu, air terjun Curug Putri juga terbilang cukup tinggi yaitu mencapai 35 meter. Tak hanya itu, di sekeliling air terjun banyak tumbuh-tumbuhan hijau yang membuat pemandangan makin memesona.

Walau begitu, keberadaan air terjun tersebut masih belum diperhatikan pemerintah. Pengunjung yang datang ke sana langsung dilayani oleh warga sekitar. Namun tetap saja, fasilitas umum seperti warung makan maupun toilet belum tersedia di sana.

(mdk/shr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini