Merapi Luncurkan Awan Panas hingga 2,5 Km, 5 Wilayah di Magelang Diguyur Hujan Abu

Merapi Luncurkan Awan Panas hingga 2,5 Km, 5 Wilayah di Magelang Diguyur Hujan Abu
awan panas gunung merapi. ©2021 Merdeka.com/antara
JATENG | 1 September 2021 17:11 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Pada Rabu (1/9), Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 2,5 km.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan bahwa awan panas guguran itu terjadi pada pukul 10.13 WIB dengan tinggi kolom mencapai 600 meter ke arah barat. Selain itu, awan panas tersebut tercatat di seismograf memiliki amplitudo 42 mm dan durasi 195 detik.

Diperkirakan, dampak guguran awan panas itu terasa hingga ke wilayah selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Beberapa daerah turut dilanda hujan abu karena guguran awan panas ini.

2 dari 3 halaman

Hujan Abu Guyur 5 Kecamatan di Magelang

gunung merapi luncurkan awan panas sejauh 3 km hujan abu guyur desa di magelang
©Antara/HO/twitter BPPTKG

Dampak dari guguran awan panas Merapi dirasakan oleh warga yang tinggal di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di sana, tercatat ada 5 kecamatan hujan abu yaitu Kecamatan Dukun, Kecamatan Mungkid, Kecamatan Muntilan, Kecamatan Sawangan, dan Salaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan, dampak hujan abu paling banyak dirasakan di Kecamatan Dukun. Di sana ada 9 desa yang terdampak yaitu Desa Dukun, Krinjing, Ngargomulo, Kalibening, Keningar, Sewukan, Paten, Banyudono, dan Ngadipuro.

Sementara di Kecamatan Mungkid, hujan abu terjadi di Desa Bojong, Ambartawang, dan Bumirejo. Di Kecamatan Sawangan, hujan abu mengguyur Desa Sawangan, Krogowanan, Kapuhan, Gondowangi, dan Mangunsari. Di Kecamatan Mutilan, hujan abu mengguyur Desa Tamanagung dan Gondosuli. Dan di Kecamatan Salaman, hujan abu mengguyur Desa Sidomulyo dan Salaman.

3 dari 3 halaman

Peringatan kepada Warga

gunung merapi luncurkan awan panas guguran sejauh 25 kmAntara/Ho-BPPTKG

Walaupun dampaknya cukup luas, namun Edi mengatakan bahwa hujan abu tipis itu tak sampai mengganggu aktivitas warga setempat. Walau begitu, ia mengingatkan agar warga tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya erupsi Merapi yaitu radius 5 km dari puncak.

Mereka juga diminta untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya banjir lahar hujan, terutama saat terjadi hujan di seputar Puncak Merapi.

Selain itu, kegiatan penambangan di alur sungai yang berhulu ke Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. Pelaku wisata yang kawasannya masuk zona bahaya juga disarankan untuk tidak membuka tempat wisatanya untuk umum.

(mdk/shr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami