Mudah dan Sehat, Ini 8 Makanan yang Mampu Tingkatkan Imunitas Tubuh

Mudah dan Sehat, Ini 8 Makanan yang Mampu Tingkatkan Imunitas Tubuh
JATENG | 12 Februari 2020 17:15 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Sistem imun adalah sekumpulan mekanisme dalam tubuh suatu makhluk hidup yang melindunginya terhadap infeksi dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi virus hingga parasit dan cacing serta membedakannya dari sel dan jaringan normal.

Oleh sebab itu amat penting menjaga sistem imun atau kekebalan tubuh supaya terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri maupun jamur. Mengonsumsi makanan sehat tertentu dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Berikut 8 makanan sehat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh:

1 dari 8 halaman

1. Bawang Putih

Di Indonesia, bawang putih kerap digunakan sebagai bumbu masakan. Namun kandungan zat antibakteri dan antivirus pada bawang putih ini ternyata dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh. Ketika seseorang mengonsumsi bawang putih segar, Allicin dilepaskan dengan mengunyah atau mencacah bawang tersebut.

mitos coronavirus diobati dengan bawang putih

2020 Merdeka.com

Kandungan Allicin pada bawang putih kaya akan sulfur.Selama berabad-abad, bawang putih telah dimanfaatkan karena sifatnya melawan penyakit. Manfaat yang paling umum yang diklaim adalah mengurangi kolesterol, tekanan darah, meningkatkan antioksidan dan mengurangi risiko kanker tertentu.

2 dari 8 halaman

2. Brokoli

Brokoli adalah sumber vitamin C. Sayuran tersebut juga kaya akan antioksidan, seperti sulforaphane. Karena alasan ini, sayuran merupakan pilihan yang baik untuk dikonsumsi secara teratur untuk mendukung kesehatan sistem kekebalan tubuh.

brokoli

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Kandungan nutrisi lain pada sayuran ini amat banyak, misalnya beta-karoten, kalium, magnesium, seng, dan zat besi. Brokoli juga mengandung beragam vitamin B (B1, B2, B3, dan B6). Bersama-sama, vitamin dan mineral ini membantu sistem kekebalan tubuh tetap dalam kondisi prima.

Penelitian American Institute for Cancer Research menunjukkan bahwa sayuran tersebut mengandung fitokimia yang baik untuk sistem kekebalan tubuh. Senyawa itu terdiri dari glucobrassicin, karotenoid, zeaxanthin, kaempferol, dan flavonoid.

3 dari 8 halaman

3. Bayam

Bayam mengandung folat, vitamin A, vitamin C, serat, magnesium, dan zat besi untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Sayuran yang berasal dari Persia ini sangat rendah kalori dan mengandung banyak antioksidan dan vitamin.

bayam

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bayam memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, dan sangat membantu merawat jantung. Bersamaan dengan itu, bayam juga memiliki nutrisi lain seperti beta-karoten, folat, magnesium, dan kalium yang berkontribusi pada kesehatan jantung. Semua kandungan itu bekerja sama untuk mencegah oksidasi kolesterol serta mengurangi kadar asam amino homocysteine.

4 dari 8 halaman

4. Lemon

Lemon adalah sumber vitamin C dan flavonoid yang sangat baik, yang merupakan antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang menyebabkan rusaknya sel-sel pada tubuh.

Pada tahun 2019, penelitianFlavonoid intake is associated with lower mortality in the Danish Diet Cancer and Health Cohort membuktikan mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid dalam jangka panjang dapat membantu melindungi tubuh terhadap kanker dan penyakit kardiovaskular.

lemon

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Lemon juga terbukti dapat meredakan penyakit flu dan pilek. Cara mengonsumsi lemon tersebut yaitu dengan peras lemon ke dalam segelas air panas dan tambahkan satu sendok madu.



5 dari 8 halaman

5. Semangka

Semangka merupakan buah yang memiliki kandungan air yang banyak.Selain itu buah ini ternyata juga berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada manusia. Dilansir dari Onhealth.com satu porsi semangka mengandung 270 mg kalium, 30% dari nilai harian vitamin A, dan 25% dari nilai vitamin C.

semangka

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Semangka juga mengandung vitamin B6 dan glutathione.Vitamin B6 ini membantu sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi. Antibodi dibutuhkan untuk melawan banyak penyakit. Vitamin B6 juga menjaga fungsi saraf dan membentuk sel darah merah.

Sedangkan kandungan vitamin C pada semangka dapat membantu meningkatkan pertahanan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan virus dan radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan dan kondisi seperti katarak.

6 dari 8 halaman

6. Jahe

Masyarakat Indonesia menggunakan jahe sebagai bumbu untuk menambah cita rasa masakan. Namun ternyata jahe memiliki banyak manfaat kesehatan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Kandungan senyawa antioksidan dalam jahe memiliki khasiat anti-inflamasi dan antibakteri. Proses metabolisme normal dalam tubuh, infeksi, dan racun semuanya berkontribusi pada produksi radikal bebas yang mengakibatkan stres oksidatif dan berpotensi menyebabkan kanker.

Antioksidan dalam makanan seperti jahe melawan radikal bebas dan membantu melindungi dari radang sendi, kanker, gangguan neurodegeneratif, dan mungkin kondisi lainnya.

jahe

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Cara mengonsumsi jahe untuk kesehatan cukup mudah. Parut jahe segar dan rebus dalam air panas untuk membuat teh. Kemudian jahe siap diminum.

7 dari 8 halaman

7. Kayu Manis

Kayu manis merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan di Indonesia. Kayu manis biasanya juga digunakan sebagai obat alternatif untuk meredakan sakit tenggorokan, flu maupun pilek.

Menurut penelitian senyawa dalam kayu manis memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antidiabetik, dan antimikroba, dan melindungi tubuh dari penyakit kanker dan penyakit kardiovaskular.

kayu manis

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Dikutip dari medicalnewstoday sebuah penelitian tahun 2016, ekstrak dari kayu manis menunjukkan aktivitas anti-HIV. Di mana kandungan senyawa kayu manis berpotensi melindungi tubuh dari virus HIV dan dapat dimanfaatkan untuk terapi HIV.

8 dari 8 halaman

8. Cengkeh

Cengkeh adalah kuncup bunga dari pohon cengkeh yang dikenal sebagai Syzygium aromaticum. Bunga cengkeh kemudian dikeringkan dan menghasilkan aroma yang kuat dan harum.

Cengkeh mengandung senyawa eugenol, yang telah terbukti bertindak sebagai antioksidan alami. Eugenol memiliki kemampuan untuk membantu meringankan infeksi dan melawan bakteri penyebab penyakit dalam tubuh.

Kandungan eugenol yang tinggi, memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-virus, yang dapat membantu tubuh menghadapi infeksi dan peradangan.

cengkeh

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Cengkeh juga berfungsi sebagai ekspektoran, yaitu mengurangi peradangan dan mengeluarkan lendir. Dilansir dari Healthline setelah menggunakan obat kumur herbal yang berasal dari cengkeh selama 21 hari, menunjukkan peningkatan kesehatan gusi, serta jumlah plak dan bakteri di dalam mulut. (mdk/snw)

Baca juga:
Tidak Hanya Cantik, 4 Bunga Ini Ternyata Bisa Dikonsumsi dan Berkhasiat untuk Tubuh
11 Manfaat Granola Bagi Kesehatan, Mirip Sereal Tapi Lebih Kaya Nutrisi
12 Manfaat Tempe Bagi Kesehatan, Makanan Murah dengan Khasiat Mahal
6 Makanan Kaya Serat yang Sangat Cocok bagi Penderita Diabetes
11 Macam Makanan yang Patut Dikonsumsi Selama Menstruasi
15 Manfaat Petai Bagi Kesehatan, Tingkatkan Kemampuan Otak dan Cegah Kanker

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami