Pasien COVID-19 di DIY Terus Bertambah, Sultan Minta Pendatang Baru Isolasi Diri

Pasien COVID-19 di DIY Terus Bertambah, Sultan Minta Pendatang Baru Isolasi Diri
JATENG | 26 Maret 2020 21:25 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Kasus orang yang terjangkit Virus Corona terus bertambah di Yogyakarta. Per Kamis (26/3) pasien yang positif terjangkit COVID-19 berjumlah 18 orang dan tiga diantaranya meninggal dunia. Sementara itu pasien dalam pengawasannya (PDP) berjumlah 130 orang.

Sementara itu jumlah orang dalam pengawasan (ODP) terus bertambah. Jumlah ini bisa saja mengalami pelonjakan karena banyak perantau yang berbondong-bondong pulang ke Jogja.

Menurut Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, banyaknya orang yang berbondong-bondong pulang ke Jogja itu disebabkan ada wilayah-wilayah lain yang ditutup sehingga di sana mereka tidak bisa berjualan, tidak bisa masuk kantor, bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Sehingga belum waktunya lebaran tapi masyarakat perantau itu sudah pulang akibat virus. Karena itu saya punya perkiraan bahwa mereka yang perlu dipantau akan semakin besar,” ujar Sultan dilansir dari ANTARA pada Kamis (26/3).

Oleh karenanya Sultan meminta pada mereka untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

1 dari 3 halaman

Melakukan Pemeriksaan Kesehatan

pemeriksaan kesehatan di kayu putih

2020 Merdeka.com

Untuk mengetahui apakah para pendatang itu sudah tertular Virus Corona atau belum, Pemrov DIY berencana akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap mereka.

"Pemeriksaan kesehatan itu tidak dilakukan di jalan-jalan atau di rumah sakit, melainkan di tempat tinggal mereka masing-masing. Pemeriksaan tidak kita lakukan di jalan-jalan, namun di tempat tinggal mereka berdomisili," ujar Sultan dikutip dari ANTARA pada Kamis (26/3).

2 dari 3 halaman

Kerahkan Seluruh Perangkat Desa Untuk Pendataan

Untuk melakukan pendataan terhadap jumlah orang yang tidak sedikit itu, Pemrov DIY berencana akan mengerahkan lurah, dukuh, babinsa, dan babinkamtibnas dalam melakukan proses tersebut. Sultan menegaskan hal itu penting dilakukan agar penderita COVID-19 di Yogyakarta tidak terus bertambah.

"Bagi saya ini penting karena sampai hari ini Virus Corona di Yogyakarta dengan penderitanya yang makin banyak merupakan produk impor, dalam arti tertular setelah dia keluar dari Jogja," ujar Sultan.

3 dari 3 halaman

Polda DIY akan Mendata Warga yang Baru Tiba dari Luar Daerah

tito karnavian di polda diy

2018 Merdeka.com

Tanggapan Sultan itu langsung direspon oleh pihak kepolisian. Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan Polri bersama gugus tugas penanggulangan COVID-19 dan juga TNI akan melakukan pendataan terhadap mereka yang baru pulang dari luar Jogja. Selain itu dia juga berharap warga dari luar daerah yang telah tiba di DIY segera bisa melapor ke perangkat daerah setempat atau Babinkamtibnas.

"Dengan ini dimohon kepada warga yang kembali ke DIY untuk melapor ke perangkat setempat atau kepada Babinkamtibnas maupun Babinsa untuk mencegah semakin melebarnya wabah COVID-19 ini. Selain itu kami juga mengimbau kepada mereka agar melakukan isolasi diri selama 14 hari dalam arti tidak keluar rumah dulu," ujar Yulianto dilansir ANTARA.

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami