Pendaftaran Pilkada Sebabkan Kerumunan, Begini Tanggapan KPU Purbalingga

Pendaftaran Pilkada Sebabkan Kerumunan, Begini Tanggapan KPU Purbalingga
JATENG | 9 September 2020 20:24 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Walaupun masih berada pada masa pandemi, hiruk pikuk pesta demokrasi Pilkada 2020 tetap berlangsung. Bahayanya, hiruk pikuk itu berlangsung tanpa memedulikan protokol kesehatan yang harus ditegakkan.

Itulah yang terjadi pada Pilkada yang berlangsung di Purbalingga. Pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Calon Bupati Purbalingga pada 4-6 September berlangsung meriah. Masing-masing bakal calon (balon) datang dengan iringan massa.

Sayangnya, iring-iringan itu datang tanpa memedulikan protokol kesehatan. Banyak dari mereka yang tidak menjaga jarak dan tidak memakai masker dengan benar.

Lalu bagaimana tanggapan KPU Purbalingga terhadap insiden ini? Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Aturan Tanpa Sanksi...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami