Ritual Kuno Ini Diadakan Kembali Setelah Vakum Satu Abad, Begini Prosesinya

Ritual Kuno Ini Diadakan Kembali Setelah Vakum Satu Abad, Begini Prosesinya
JATENG | 15 Oktober 2020 08:42 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Desa Peninis merupakan sebuah perkampungan yang berada di lereng Gunung Slamet, tepatnya masuk wilayah Kabupaten Purbalingga. Desa itu memiliki keindahan alam yang tiada tara, ada rimbun pepohonan, sungai, gua, dan berbagai perbukitan yang eksotis.

Dulunya, masyarakat yang tinggal di sana memiliki sebuah ritual budaya. Ritual itu bernama “Batu Peninis”. Setelah sekian lama hilang, ritual itu coba dibangkitkan kembali oleh dua pegiat seni budaya, Slamet Santosa dan Gita Thomdean.

Kini, ritual tersebut coba ditampilkan kembali dalam acara peresmian Cartoon Village Sidareja. Ritual itu dilakukan sebagai ungkapan syukur serta permohonan restu dibangkitkan kembali budaya nenek moyang melalui budaya kartun. Bagaimana prosesi ritual ini? Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Vakum Satu Abad...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami