Satu Pasien COVID-19 di Bantul Meninggal Akibat Transmisi Lokal, Ini Kronologinya

Satu Pasien COVID-19 di Bantul Meninggal Akibat Transmisi Lokal, Ini Kronologinya
Alat tes virus corona. ©Reuters
JATENG | 7 April 2020 20:00 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Korban meninggal akibat virus Corona terus bertambah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada awalnya, kasus COVID-19 yang terkonfirmasi positif selalu berawal dari luar Yogyakarta. Namun seiring waktu, transmisi lokal terjadi dan pada akhirnya menelan korban jiwa.

Hal inilah yang menimpa seorang pasien yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Dilansir dari Liputan6.com, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY mencatat seorang pasien positif COVID-19 berinisial T (53) yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul meninggal dunia setelah terkonfirmasi pernah melakukan kontak dengan pasien berinisial S yang kemudian positif COVID-19.

Diduga, penularan itu terjadi pada 10-11 Maret 2020. Pada saat itu, pasien berinisial T yang merupakan ASN di RS Respira melayani pasien S yang datang berkunjung. Pada saat itu, sebenarnya T dan seluruh pegawai di RS Respira sudah memakai masker bedah.

Atas peristiwa ini, seluruh pegawai yang pernah berkontak dengan T diisolasi selama 14 hari. Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Melayani Pasien S...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami