Terapkan Prokes Ketat, Begini Persiapan Lomba Borobudur Marathon 2021

Terapkan Prokes Ketat, Begini Persiapan Lomba Borobudur Marathon 2021
Bank Jateng Borobudur Marathon 2016. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
JATENG | 8 November 2021 17:11 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Setelah sempat tertunda, pelaksanaan Borobudur Marathon rencananya akan digelar pada 27-28 November mendatang. Panitia pelaksana acara menerapkan protokol kesehatan ketat bagi para peserta yang nantinya ikut lomba balap lari itu. Apalagi peserta yang mendaftar cukup banyak.

“Pendaftarnya luar biasa banyak sehingga panitia menerapkan sistem undian untuk membatasi peserta agar tidak terjadi kerumunan,” kata Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An dikutip dari ANTARA pada Minggu (7/11).

Liem mengatakan, sebelum menjalani lomba, semua peserta Borobudur Marathon 2021 bakal menjalani karantina terlebih dahulu di satu hotel dan mengikuti tes swab. Berikut selengkapnya:

2 dari 3 halaman

Dukungan dari Pemprov Jateng

borobudur marathon 2019

©2019 Merdeka.com/Dedi Rahmadi

Sebelum mempersiapkan acara, Liem mengaku sempat beraudiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, pada 5 November 2021. Pada audiensi itu, Liem mengatakan bahwa Sekda mengapresiasi dan mendukung panitia penyelenggara yang telah berjuang agar lomba lari itu tetap bergulir di masa pandemi COVID-19.

“Kedatangan kami berdua untuk silaturahmi sekaligus melaporkan kesiapan Borobudur Marathon. Beliau sangat antusias, apresiasi, dan kasih support agar acara ini bisa berlangsung sukses dan aman,” kata Liem.

3 dari 3 halaman

Rencana Penyelenggaraan Lomba

borobudur marathon 2016©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Liem mengatakan, Borobudur Marathon (BorMar) 2021 sendiri akan dilaksanakan di Taman Lumbini, kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, pada 27-28 November mendatang.

Pada 27 November 2021, akan dilombakan marathon untuk 50 pelari elite mulai pukul 05.00. Sedangkan pada 28 November akan diadakan lomba half marathon untuk kategori pelari umum sekitar 128 peserta.

“Kepada kami, Pak Sumarno bercerita sudah pernah menjajal lari di Borobudur. Beliau memandang Borobudur Marathon sangat strategis sebagai sport tourism dan dia berharap event tahun ini bisa terselenggara dengan sukses meski di tengah masa pandemi,” ucap Liem dikutip dari ANTARA.

(mdk/shr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami