Tiadakan Tarawih di Masjid, Ini Fatwa Muhammadiyah Terkait Ramadan di Tengah Corona

Tiadakan Tarawih di Masjid, Ini Fatwa Muhammadiyah Terkait Ramadan di Tengah Corona
JATENG | 30 Maret 2020 17:38 Reporter : Denny Marhendri

Merdeka.com - Kurang dari satu bulan, Bulan Suci Ramadan akan datang. Melihat kondisi yang masih khawatir terkait virus corona, banyak orang yang masih bingung bagaimana mengenai tuntunan melakukan ibadah ketika Bulan Ramadan nanti.

Di dalam Surat Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Nomor 02/EDR/I.0/E/2020 tersebut disampaikan sejumlah informasi tentang Tuntunan Ibadah dalam Kondisi Darurat Covid-19, Kamis (26/3).

Haedar Nashir selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar menjelaskan, bahwa semua informasi yang ada di dalam surat tersebut bisa dicabut. Semua pelaksanaan ibadah akan kembali seperti biasanya jika kondisi wabah virus corona sudah membaik.

"Kalau kondisi normal, tentu ibadah dan kegiatan kembali ke hukum semula. Namun, penilaiannya harus bersama-sama dan jangan sendiri-sendiri agar tertib dan obyektif untuk kemaslahatan bersama," jelasnya. Berikut tuntunan ibadah sesuai informasi yang disampaikan di dalam surat tersebut.

Baca Selanjutnya: Salat 5 Waktu di Rumah...

Halaman

(mdk/dem)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami