Toxic Positivity Adalah Sikap Kritik pada Emosi Negatif, Ketahui Dampak Buruknya

Toxic Positivity Adalah Sikap Kritik pada Emosi Negatif, Ketahui Dampak Buruknya
Ilustrasi senyum. ©2012 Shutterstock/Aaron Amat
JATENG | 13 Desember 2020 18:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Berpikir positif memang mempunyai manfaat bagi kesehatan mental setiap orang. Dalam hal ini, pikiran positif akan membantu membuat suasana hati menjadi lebih baik saat sedang menghadapi masalah. Bahkan dengan berpikir positif, masalah menjadi lebih terasa mudah karena tidak melulu berfokus pada hal-hal buruk yang belum tentu terjadi.

Meskipun begitu, sikap berpikir positif seharusnya dilakukan dalam kadar yang wajar dan tidak berlebihan. Sebab jika terlalu berlebihan dan setiap saat menuntut diri atau orang lain untuk berpikir positif, hal itu justru dinilai tidak baik dan merugikan. Kondisi ini biasa disebut dengan istilah toxic positivity.

Toxic positivity adalah suatu kondisi yang terjadi ketika orang di lingkungan sekitar menuntut emosi dan sikap positif seseorang yang justru menyebabkan seseorang tersebut merasa terabaikan. Artinya, ketika Anda mendapatkan toxic positivity dari orang lain, mungkin Anda akan merasa bahwa perasaan yang sedang dirasakan saat itu salah dan tidak valid. Hal ini kemudian memaksa Anda untuk berpikir positif.

Padahal, setiap emosi atau perasaan yang sedang dialami itu wajar dan tidak perlu disalahkan. Termasuk saat Anda sedang mendapatkan emosi negatif, tentu harus dapat diterima dalam berbagai kondisi. Dengan begitu, banyak orang menganggap bahwa berpikir positif itu tidak selamanya baik. Terlebih ketika hal ini dilakukan secara terpaksa dan berlebihan.

Melansir dari situs The Healhty, kami merangkum pengertian dan berbagai dampak buruk toxic positivity adalah sebagai berikut.

Baca Selanjutnya: Memahami Toxic Positvity...

Halaman

(mdk/ayi)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami