Viral Kasus Begal di Pati Tidak Diproses Hukum, Ini Faktanya

Viral Kasus Begal di Pati Tidak Diproses Hukum, Ini Faktanya
JATENG | 14 September 2020 22:00 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Kasus pelecehan seksual masih banyak terjadi di Indonesia. Lebih ironisnya lagi, banyak pula kasus pelecehan seksual yang luput dari proses hukum.

Terbaru, kasus pelecehan seksual melibatkan seorang perempuan yang mengendarai sepeda dengan seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor. Kasus yang terjadi di Jalan Masjid Nurul Iman, Desa Panjunan, Pati itu viral di jagat maya karena terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman CCTV itu, tampak seorang pelaku yang mengenakan motor matic berwarna merah berkendara berlawanan arah dengan perempuan berhijab yang memakai kaos putih dan kerudung kuning. Tak lama kemudian, pelaku yang mengendarai motor dengan nomor polisi K4339 EU itu berbalik arah mengejar korban. Setelah terkejar, pelaku menyodorkan tangan kirinya untuk menyentuh payudara korban.

Merespon kejadian ini, Kapolsek Pati Iptu Sahlan mengatakan pihak kepolisian tidak bisa berbuat apa-apa atas peristiwa pelecehan itu, sebab korban tidak melapor ke kepolisian. Selain itu, dia beralasan pada malam harinya pelaku sudah mengakui kesalahan dan mendatangi rumah korban untuk meminta maaf.

“Saya sendiri mau melangkah, kalau legal standing-nya tidak ada artinya kalau si pelapor-nya tidak ada kan saya tak punya panjatan,” ujar Iptu Sahlan dikutip dari Liputan6.com pada Senin (14/9). Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Tanggapan Aktivis Perempuan...

Halaman

(mdk/shr)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami