Wujud Apresiasi Sastra Jawa, Pemkot Jogja Gelar Festival Sastra 2021

Wujud Apresiasi Sastra Jawa, Pemkot Jogja Gelar Festival Sastra 2021
Aji Saka dan Aksara Jawa. ©Ubaya.ac.id
JATENG | 30 November 2021 14:37 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Sastra Jawa merupakan salah satu budaya lokal yang penting untuk dilestarikan. Bila usaha pelestarian itu tidak dilakukan, budaya ini terancam punah. Hampir tak ada para penerus yang berusaha menghidupkan kembali Sastra Jawa.

Untuk melakukan pelestarian itu, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, menggelar Festival Sastra Yogyakarta 2021. Acara itu berlangsung mulai tanggal 29 November hingga awal Desember 2021.

“Festival ini akan menjadi ‘brand’ agenda yang kami usung dengan tujuan untuk membangkitkan denyut kehidupan sastra lokal di Yogyakarta dan lebih menguatkan Yogyakarta sebagai kota budaya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetty Martanti dikutip dari ANTARA pada Senin (29/11).

2 dari 3 halaman

Disiarkan Lewat YouTube

aji saka dan aksara jawa

©Ubaya.ac.id

Sejumlah kegiatan akan diadakan untuk meramaikan festival itu antara lain sastra musikal Hanacaraka, pameran virtual manuskrip Serat Langen Wibawa, serta sandiwara Bahasa Jawa berjudul “Sinten Sik Remen”.

Tak hanya itu, festival tersebut juga menampilkan pertunjukan sastra “Kidung Aksara Jawa” yang dipentaskan sastrawan muda Yogyakarta, yaitu para pemenang Kompetisi Bahasa Sastra yang telah digelar terlebih dahulu.

Berbagai pagelaran itu dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat secara daring melalui akun YouTube milik Pemerintah Kota Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan.

3 dari 3 halaman

Ingin Mengembalikan Marwah Orang Jawa

abdi dalem keraton yogyakarta©ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Selain untuk memberikan apresiasi kepada pelestari sastra lokal, Yetty berharap kegiatan ini dapat mengembalikan marwah orang Jawa dalam berbahasa dan beraksara Jawa.

“Kami memikul tanggung jawab yang besar untuk memastikan bahwa kekayaan budaya tradisional Yogyakarta ini akan terus terjaga. Makanya kami menggelar festival ini,” kata Yetty.

Dalam kegiatan ini, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta juga telah menyiapkan 20 hadiah menarik bagi pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK yang telah memberi ulasan atau esai tentang sastra tradisional yang bersumber dari festival sastra tersebut.

(mdk/shr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami