4 Potret Karisma Evi Tiarani, Atlet Atletik Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

4 Potret Karisma Evi Tiarani, Atlet Atletik Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
Karisma Evi Tiarani. ©2021 Merdeka.com/instagram.com
JATIM | 1 September 2021 12:44 Reporter : Astuti Dwi Ramadhani

Merdeka.com - Perhelatan Paralimpiade 2020 kini tengah digelar di tempat yang sama dengan pelaksanaan Olimpiade 2020 yakni di ibu kota Jepang, Tokyo. Kini giliran para atlet disabilitas yang bertanding membawa nama negara masing-masing.

Begitu pun dengan para atlet kontingen Indonesia yang berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020. Salah satunya adalah atlet atletik Karisma Evi Tiarani.

Pada Paralimpiade Tokyo 2020, ia bertanding di nomor lari 100 meter putri pada kategori T42. Penasaran dengan sosok Karisma Evi Tiarani? Berikut potret Karisma Evi Tiarani atlet para atletik wakil Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

2 dari 5 halaman

Berusia 20 Tahun

karisma evi tiarani

©2021 Merdeka.com/instagram.com

Karisma Evi Tiarani merupakan salah satu atlet para atletik andalan Indonesia. Ia merupakan gadis yang lahir di Boyolali, 19 Januari 2001. Itu berarti, kini usianya baru menginjak 20 tahun.

3 dari 5 halaman

Mahasiswa UNS

karisma evi tiarani©2021 Merdeka.com/instagram.com

Berusia 20 tahun, kini Karisma pun tengah menimba ilmu di salah satu universitas ternama. Diketahui, kini Karisma merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Surakarta (UNS).

4 dari 5 halaman

Penyandang Tunadaksa

karisma evi tiarani©2021 Merdeka.com/instagram.com

Jika melihat penampilannya sekilas, ia terlihat seperti atlet pada umumnya. Namun, Karisma merupakan penyandang tunadaksa. Ia sudah terlahir dengan kondisi kaki panjang sebelah. Diketahui, kaki kirinya lebih panjang 7cm dari pada kaki kanannya.

5 dari 5 halaman

Atlet Berprestasi

karisma evi tiarani©2021 Merdeka.com/instagram.com

Meski menyandang tunadaksa, Karisma tak mau menganggapnya sebagai keterbatasan maupun kendala. Awalnya ingin menjadi atlet bulutangkis, Karisma akhirnya justru jatuh cinta pada lari.

Ia pun menekuninya hingga bisa berprestasi di berbagai kejuaraan baik nasional bahkan hingga internasional. Ia bahkan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Ia bahkan berhasil memecahkan rekor dunia di nomor 100 meter putri dengan catatan waktu 14,72 detik.

(mdk/asr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami