5 Bahaya Konsumsi Roti Berlebihan, Salah Satunya Dapat Naikkan Berat Badan

5 Bahaya Konsumsi Roti Berlebihan, Salah Satunya Dapat Naikkan Berat Badan
Ilustrasi roti. ©Shutterstock.com/Dream79
JATIM | 28 Februari 2021 16:01 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Siapa yang tak kenal dengan makanan yang satu ini. Roti, telah banyak melekat dalam menu sehari-hari orang Indonesia ataupun mancanegara. Citarasa lezat dipadukan dengan berbagai topping menarik akan sangat cocok untuk memulai harimu sebelum melakukan aktivitas padat. Roti banyak digunakan oleh orang-orang untuk menu sarapan ataupun olahan makanan yang lainnya.

Namun, segala sesuatu yang berlebihan pastinya tak akan berpengaruh baik kepada kesehatan tubuh kita. Begitupun sebaliknya, jika kita mengonsumsi roti secara berlebihan pastinya juga akan memberikan dampak buruk kepada tubuh kita.

Berbagai efek negatif seperti halnya penambahan berat badan, menderita pradiabetes dan lain-lainnya merupakan sedikit dari sekian banyak efek dari konsumsi roti terlalu banyak. Dilansir dari Eat This, berikut ini kami telah rangkum untuk Anda 5 bahaya konsumsi roti berlebihan bagi tubuh.

2 dari 6 halaman

1. Penambahan Berat Badan

ilustrasi roti tawar

©Shutterstock

Bahaya konsumsi roti berlebihan yang pertama adalah dapat menaikkan berat badan secara drastis. Roti akan dapat menyebabkan meningkatnya kemungkinan makan makanan dan bahan tidak sehat lainnya. Ini karena roti biasanya dipasangkan dengan daging olahan, selai kacang tinggi lemak, dan keju tinggi lemak jenuh.

3 dari 6 halaman

2. Mudah Merasa Lapar

ilustrasi roti tawar©Shutterstock

Bahaya konsumsi roti berlebihan justru akan dapat membuat tubuh menjadi mudah terasa lapar. Sebagian adonan roti diproses secara ultra dan mengandung sedikit atau tanpa nutrisi.

Ini berarti saat Anda memakannya, tubuh Anda tidak benar-benar mengidentifikasi rasa kenyang atau kenyang. Anda akhirnya meningkatkan insulin dan gula darah, yang menyebabkan lebih banyak rasa lapar.

4 dari 6 halaman

3. Perut Alami Nyeri

007 tantri setyorini©2019 Merdeka.com/Pixabay

Beberapa roti yang dipasarkan sebagai pilihan 'serat tinggi' mungkin termasuk serat tambahan seperti inulin dan beta-glukan, yang telah dikaitkan dengan ketidaknyamanan perut, seperti kembung dan gas, bila dimakan dalam jumlah berlebihan.

5 dari 6 halaman

4. Pradiebetes

ilustrasi roti canai©Shutterstock

Jika kadar gula darah Anda mendekati wilayah yang tidak sehat, konsumsi roti Anda mungkin menjadi penyebabnya. Namun, makan roti terlalu banyak juga akan temukan beberapa masalah yang berkaitan.

Makan terlalu banyak roti, terutama roti yang sangat halus yang Anda temukan di toko bahan makanan dapat menyebabkan peningkatan tingkat peradangan dalam tubuh, yang dapat menyebabkan resistensi insulin.

6 dari 6 halaman

5. Periksa Tekanan Darah

ilustrasi roti tawarShutterstock/Brian Mueller

Bahaya konsumsi roti berlebihan yang terakhir adalah akan dapat mengancam kadar tekanan gula darah Anda. Menurut CDC, berbagai jenis roti sebenarnya merupakan sumber natrium yang baik untuk tubuh, dan zat ini juga merupakan zat yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Selain itu, sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa konsumsi sekitar satu potong roti putih seminggu dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Maka dari itu, penting untuk menjaga kadar asupan roti harian Anda agar tekanan darah Anda tetap terjaga.

(mdk/raf)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami