5 Program Studi Baru di Universitas Airlangga, Ada Jurusan Teknik Robotika

5 Program Studi Baru di Universitas Airlangga, Ada Jurusan Teknik Robotika
JATIM | 24 Februari 2020 15:00 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Lima Program Studi (Prodi) baru di Universitas Airlangga (Unair) dinyatakan siap menerima mahasiswa baru pada tahun 2020 ini. Lima Program Studi baru itu terdiri dari Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Teknologi Sains Data, dan Rekayasa Nanoteknologi. Kelima prodi baru tersebut menunjukkan usaha Unair menyikapi perkembangan zaman.

Dalam acara Airlangga Education Expo yang digelar tanggal 21-23 Februari 2020, Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) merilis daya tampung lima prodi baru tersebut. Ketua PPMB Unair, Dr. Achmad Solihin, SE., M.Si., memaparkan bahwasanya daya tampung kelima prodi baru itu sebanyak 100 orang untuk masing-masing prodi. 100 orang itu terdiri dari tiga jalur masuk, SNMPTN, SBMPTN, dan jalur Mandiri.

Pada jalur SNMPTN, daya tampung setiap prodi sebanyak 20 orang. Selanjutnya, melalui jalur SBMPTN, daya tampungnya sejumlah 30 orang. Sedangkan melalui jalur Mandiri, jumlah daya tampung untuk masing-masing prodi baru sebanyak 50 orang.

1 dari 5 halaman

Teknik Elektro

teknik elektro

2020 Merdeka.com/pasca.its.ac.id


Di Program Studi Teknik Elektro yang menjadi objek pembelajaran adalah listrik, termasuk elektromagnet dan eketronika. Di program studi ini juga akan dipelajari bagaimana pengaplikasian ilmu kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep, proses perancangan, pengembangan, pembuatan alat-alat listrik dan elektronik menjadi konsen di Prodi Teknik Elektro.


2 dari 5 halaman

Teknik Industri


teknik industri

2020 Merdeka.com/quipper.com


Bidang ilmu Teknik Industri cukup luas jangkauannya karena mencakup ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam proses industri. Teknik Industri mengkaji bagaimana optimalisasi proses dan sistem industri, level efisiensi serta tingkat produktivitasnya.

Di prodi ini juga dipelajari bagaimana peranan manusia dan organisasi dalam keberlangsungan industri. Bisa dikatakan, prodi ini mengajarkan kemampuan teknis dan manajerial.

3 dari 5 halaman

Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

teknik robotika dan ai

2020 Merdeka.com

Robotika dan kecerdasan buatan turut meramaikan kehidupan manusia di zaman ini. Robot dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence diaplikasikan di berbagai lini kehidupan manusia untuk alasan efisiensi dan efektivitas. Di Unair, keberadaan prodi baru ini tentunya menjadi angin segar.

Program Studi Robotika dan Kecerdasan Buatan mempelajari serba-serbi robot dan artificial intelligence. Mahasiswa akan mempelajari konsep robotika sampai praktik membuat robot.

4 dari 5 halaman

Teknologi Sains Data

Data menjadi komoditas paling berharga saat ini. Pekerjaan di bidang sains data digadang-gadang sebagai jsalah satu enis pekerjaan yang paling menguntungkan. Bidang ini merupakan bidang ilmu multidisipliner yang memanfaatkan metode ilmiah, algoritma, dan sistem untuk mendapatkan pengetahuan mendalam dari data, baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur.

Salah satu kontributor dalam penyusunan kurikulum prodi ini adalah pakar big data dari Universiti Teknologi MARA Malaysia, Assoc. Prof. Ts. Dr. Norhaslinda Kamaruddin.

5 dari 5 halaman

Rekayasa Nanoteknologi

rekayasa nanoteknologi

2020 Merdeka.com/dictio.id

Rekayasan Nanoteknologi mempelajari materi berukuran nano alias sangat kecil dan memanipulasinya menjadi benda baru. Penciptaan benda baru dari bahan nano disesuaikan dengan karakteristik yang diinginkan.

Salah satu kontributor dalam penyusunan kurikulum program studi Rekayasa Nanoteknologi Unair adalah Dr. Che Azurahanim dari Universiti Putra Malaysia.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami