7 Manfaat Buah Naga yang Baik Bagi Kesehatan, Bantu Lancarkan Pencernaan

7 Manfaat Buah Naga yang Baik Bagi Kesehatan, Bantu Lancarkan Pencernaan
JATIM | 16 Juni 2020 17:45 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Buah naga adalah buah tropis Hylocereus cactus, atau dikenal sebagai Ratu Honolulu. Tanaman ini terlihat cukup eksotis, seperti namanya Ratu Honolulu. Ia adalah jenis kaktus yang tumbuh luas di sepanjang batu dan pohon di dekatnya.

Kaktus ini membuka bunga-bunga putihnya yang besar pada malam hari, memberi mereka julukan "Lady of the Night" dan "moonflowers." Buah-buahan merah yang dikenal dengan nama dragon fruit atau buah naga mulai tumbuh pada kaktus ini setelah berbunga.

Menurut legenda Tiongkok kuno, buah naga terbentuk dari api yang dihembuskan oleh naga dalam pertempuran. Nama umum lainnya untuk buah naga termasuk pitaya dan pir stroberi. Namun tentu saja yang paling dikenal dan familiar adalah nama dragon fruit atau buah naga.

Buah naga memiliki warna kulit yang cerah, dengan bentuk seakan-akan seperti sisik naga. Bagian dalam buah ini juga unik, bertekstur lembut dengan daging buah berwarna merah dan putih serta bintik-bintik bijinya yang tersebar diseluruh permukaan.

Selain nama, bentuk serta rasanya yang unik, buah naga juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. Berikut ini adalah manfaat buah naga bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1 dari 7 halaman

1. Kaya Kandungan Nutrisi

naga

StyleCraze

Manfaat buah naga yang pertama terdapat dalam kandungan nutrisinya yang tinggi. Buah naga adalah buah yang rendah kalori, namun dikemas dengan vitamin dan mineral penting. Buah ini juga mengandung sejumlah besar serat makanan.

Berikut adalah ringkasan nutrisi utama dalam satu porsi saji (227 gram) menurut USDA Food Composition Databases:

  • Kalori: 136
  • Protein: 3  gram
  • Lemak: 0 gram
  • Karbohidrat: 29 gram
  • Serat: 7 gram
  • Besi: 8% dari RDI
  • Magnesium: 18% dari RDI
  • Vitamin C: 9% dari RDI
  • Vitamin E: 4% dari RDI

Selain kaya akan nutrisi penting, buah naga juga memasok senyawa tanaman bermanfaat seperti polifenol, karoten, dan betacyanin.

2 dari 7 halaman

2. Bantu Cegah Penyakit Kronis

Manfaat buah naga yang kedua adalah untuk membantu mencegah kemunculan penyakit-penyakit kronis. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang menyebabkan kerusakan sel, yang dapat menyebabkan peradangan dan penyakit. Salah satu cara untuk memerangi hal ini adalah dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah naga.

Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel dan peradangan. Studi gabungan oleh beberapa universitas di Eropa menunjukkan bahwa diet tinggi antioksidan dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, diabetes dan radang sendi.

Buah naga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat seperti:

1. Vitamin C.

Studi observasi oleh Department of Epidemiology, Maastricht University telah menemukan korelasi antara asupan vitamin C dan risiko kanker. Sebagai contoh, sebuah penelitian pada 120.852 orang mengaitkan asupan vitamin C yang lebih tinggi dengan tingkat kanker kepala dan leher yang lebih rendah.

2. Betalains.

Studi tabung oleh Institute of Food Science and Technology menunjukkan betalain dapat memerangi stres oksidatif dan mungkin memiliki kemampuan untuk menekan sel-sel kanker.

3. Karotenoid.

Beta-karoten dan likopen adalah pigmen tanaman yang memberi warna cerah pada buah naga. Makanan yang kaya karotenoid telah dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker dan penyakit jantung.

Yang paling penting, antioksidan bekerja paling baik ketika dimakan secara alami dalam makanan, bukan dalam bentuk pil atau sebagai suplemen. Faktanya, suplemen antioksidan mungkin memiliki efek berbahaya, dan meminumnya tanpa pengawasan medis tidak dianjurkan. Untuk itu, sebaiknya konsumsi antioksidan alami yang terdapat dalam buah-buahan segar, salah satunya buah naga.

3 dari 7 halaman

3. Kaya Kandungan Serat

naga

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat buah naga yang ketiga terdapat dalam kandungan serat atau fibernya yang kaya. Serat makanan adalah karbohidrat non-digestible yang memiliki manfaat kesehatan potensial. Otoritas kesehatan merekomendasikan 25 gram serat per hari untuk wanita dan 38 gram untuk pria.

Seperti antioksidan, suplemen serat tidak memiliki manfaat kesehatan yang sama dengan serat yang berasal langsung dari makanan. Dengan 7 gram per porsi satu cangkir, buah naga adalah sumber makanan lengkap yang sempurna.

Serat paling dikenal akan fungsinya bagi pencernaan. Namun penelitian menunjukkan bahwa serat juga dapat berperan dalam melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, mengelola diabetes tipe 2 dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Kandungan serat dalam buah naga yang tinggi dapat membantu Anda memenuhi nilai harian yang disarankan. Namun, penting untuk dicatat bahwa diet tinggi serat dapat memiliki kelemahan, terutama jika Anda terbiasa dengan diet rendah serat.

Untuk menghindari ketidaknyamanan perut, tingkatkan asupan serat makanan Anda secara bertahap dan minum banyak cairan.

4 dari 7 halaman

4. Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Manfaat buah naga yang keempat adalah membawa kebaikan untuk kesehatan pencernaan. Usus Anda adalah rumah bagi sekitar 100 triliun mikroorganisme yang beragam, termasuk lebih dari 400 spesies bakteri.

Banyak peneliti percaya komunitas mikroorganisme ini dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Baik penelitian pada manusia maupun hewan telah mengaitkan ketidakseimbangan dalam usus dengan kondisi seperti asma dan penyakit jantung.

Buah naga mengandung prebiotik, ia berpotensi meningkatkan keseimbangan bakteri baik dalam usus. Prebiotik adalah jenis serat spesifik yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus. Seperti semua serat, usus tidak dapat memecahnya. Namun, bakteri di usus dapat mencernanya. Mereka menggunakan serat sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan, dan Anda menuai manfaatnya.

Secara khusus, buah naga terutama mempromosikan pertumbuhan dua keluarga bakteri sehat: bakteri asam laktat dan bifidobacteria. Mengonsumsi prebiotik secara teratur dapat mengurangi risiko infeksi pada saluran pencernaan dan diare. Ini karena prebiotik meningkatkan pertumbuhan bakteri baik, yang menurut peneliti dapat mengalahkan bakteri jahat.

Sebagai contoh, sebuah studi pada pelancong menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi prebiotik sebelum dan selama perjalanan mengalami lebih sedikit dan lebih sedikit episode diare yang dialami oleh pelancong.

Beberapa penelitian juga menunjukkan prebiotik dapat meredakan gejala penyakit radang usus dan kanker usus besar. Sayangnya, temuan ini tidak konsisten.

Sementara banyak penelitian tentang prebiotik menguntungkan, penelitian tentang aktivitas prebiotik buah naga terbatas pada studi tabung. Dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk menentukan efek sebenarnya pada usus manusia.

5 dari 7 halaman

5. Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

ilustrasi buah naga

©Shutterstock/JIANG HONGYAN

Manfaat buah naga yang kelima adalah untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kemampuan tubuh untuk melawan infeksi ditentukan oleh beberapa faktor berbeda, termasuk kualitas makanan yang dikonsumsi. Vitamin C dan karotenoid dalam buah naga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi dengan melindungi sel darah putih dari kerusakan.

Sel-sel darah putih dalam sistem kekebalan menyerang dan menghancurkan zat-zat berbahaya. Namun, mereka sangat sensitif terhadap kerusakan oleh radikal bebas. Sebagai antioksidan kuat, vitamin C dan karotenoid dapat menetralkan radikal bebas dan mempertahankan sel darah putih Anda dari bahaya.

6 dari 7 halaman

6. Tingkatkan Kadar Zat Besi

Manfaat buah naga yang keenam adalah untuk membantu meningkatkan kadar jumlah zat besi pada tubuh. Buah naga adalah salah satu dari sedikit buah segar yang mengandung zat besi. Zat besi berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ia juga memainkan peran penting dalam memecah makanan menjadi energi.

Sayangnya, banyak orang tidak mendapatkan cukup zat besi. Faktanya, telah diperkirakan bahwa 30% dari populasi dunia kekurangan zat besi, menjadikannya fenomena kekurangan gizi paling umum di seluruh dunia menurut National Institutes of Health, Maryland.

Untuk memerangi kadar zat besi rendah, penting untuk mengonsumsi berbagai makanan kaya zat besi. Sumber zat besi yang kaya termasuk daging, ikan, kacang-kacangan, kacang-kacangan dan sereal.

Buah naga dapat menjadi pilihan lain, karena satu porsinya mengandung 8% dari asupan harian yang direkomendasikan (RDI). Buah naga juga mengandung vitamin C, yang akan membantu tubuh Anda menyerap zat besi dengan lebih baik.

7 dari 7 halaman

7. Sumber Magnesium yang Baik

naga

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat buah naga yang ketujuh terdapat dalam kandungan magnesiumnya yang baik. Buah naga menawarkan lebih banyak magnesium daripada kebanyakan buah, dengan 18% RDI hanya dalam porsi satu cangkir. Rata-rata, tubuh manusia mengandung 24g magnesium, atau kira-kira satu ons.

Meskipun jumlah ini tampaknya kecil, mineral ini ada di setiap sel tubuh dan mengambil bagian dalam lebih dari 600 reaksi kimia penting dalam tubuh. Misalnya, ia mengambil bagian dalam reaksi yang diperlukan untuk penguraian makanan menjadi energi, kontraksi otot, pembentukan tulang dan bahkan penciptaan DNA.

(mdk/edl)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami