8 Manfaat Madu Manuka untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Obati Sakit Tenggorokan

8 Manfaat Madu Manuka untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Obati Sakit Tenggorokan
Ilustrasi madu. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/marco mayer
JATIM | 26 Juli 2021 13:09 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Madu manuka adalah jenis madu yang berasal dari Selandia Baru. Madu ini merupakan madu gelap yang dihasilkan oleh lebah yang menyerbuki bunga di semak manuka. Madu manuka mengandung senyawa aktif yang memberikan sifat antibakteri alami, membuatnya berbeda dari jenis madu lainnya.

Salah satu komponen antibakteri utama madu manuka adalah senyawa yang disebut methylglyoxal (MGO). MGO berasal dari konversi senyawa lain dalam madu manuka yang dikenal sebagai dihydroxyacetone (DHA), konsentrasi tinggi yang ditemukan dalam nektar bunga manuka. Semakin tinggi konsentrasi MGO, semakin kuat efek antibakterinya.

Selain itu, madu manuka juga memiliki manfaat antivirus, anti-inflamasi dan antioksidan. Bahkan, madu manuka secara tradisional juga telah digunakan untuk menyembuhkan luka, menenangkan sakit tenggorokan, mencegah kerusakan gigi dan memperbaiki masalah pencernaan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat madu manuka untuk kesehatan tubuh yang menarik untuk Anda ketahui, dilansir dari healthline.com dan bbcgoodfood.com. Baca seluruhnya sebelum mengonsumsi madu ini!

2 dari 5 halaman

1. Bantu Sembuhkan Luka

Manfaat madu manuka yang pertama adalah untuk membantu proses penyembuhan luka. Seperti halnya jenis madu lain, madu manuka juga dapat membantu menyembuhkan luka. Semua bentuk madu bersifat asam dan memiliki pH antara 3,2 dan 4,5. Sifat asam madu ini telah terbukti mampu membantu meningkatkan penyembuhan.

Keasaman juga memblokir enzim yang memecah protein dan peptida yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Konsentrasi gula yang tinggi dalam madu juga membantu melindungi luka.

Madu memiliki kadar air yang rendah dan menarik cairan dari luka. Hal ini membantu menghilangkan limbah dan mempercepat proses penyembuhan. Madu juga menarik air keluar dari sel-sel bakteri yang menyerang. Bakteri membutuhkan air untuk tumbuh dan bertahan hidup. Mengambil air dari bakteri yang menyerang akan membantu membunuh mereka.

2. Memiliki Sifat Antivirus

Manfaat madu manuka yang kedua adalah memiliki sifat antivirus. Semua jenis madu telah digunakan sebagai antibiotik alami selama berabad-abad. Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa kekuatan madu untuk membunuh kuman berasal dari hidrogen peroksida yang diproduksi dengan bantuan enzim lebah.

Madu manuka diketahui memiliki efek lanjutan dengan cara menyerang kuman dengan zat yang disebut MGO. Ditemukan di nektar beberapa tanaman Manuka, zat ini membantu menyembuhkan luka ringan dan kronis.

Karena itu, Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) telah menyetujui perban yang diresapi dengan madu manuka untuk dijual secara bebas dan juga melalui resep. Semakin banyak MGO dalam madu, semakin banyak sifat antivirus dan antibakteri yang dimilikinya.

3 dari 5 halaman

3. Miliki Sifat Antibakteri

Manfaat madu manuka yang ketiga adalah memiliki sifat antibakteri. Puluhan spesies bakteri diketahui rentan terhadap madu manuka, termasuk Staphylococcus aureus dan Streptococcus. Manuka juga efektif melawan Clostridium difficile, organisme yang sulit diobati yang sering menyebar di tempat perawatan kesehatan.

Para peneliti sangat tertarik pada fakta bahwa madu manuka tampaknya menyerang infeksi yang membentuk biofilm, atau lapisan bakteri yang tipis dan licin. Hal ini karena begitu infeksi telah membentuk biofilm, maka infeksi dianggap tidak dapat diobati. Namun hingga saat ini, belum ada laporan resistensi mikroba terhadap madu.

4. Baik untuk Kesehatan Mulut

Manfaat madu manuka yang keempat adalah baik untuk kesehatan mulut. Untuk menghindari kerusakan gigi dan menjaga kesehatan gusi, penting untuk meminimalkan bakteri mulut jahat yang dapat menyebabkan pembentukan plak.

Penting juga untuk tidak sepenuhnya menghilangkan bakteri mulut baik yang bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan mulut Anda. Penelitian telah menunjukkan madu manuka menyerang bakteri mulut berbahaya yang terkait dengan pembentukan plak, radang gusi dan kerusakan gigi.

Secara khusus, penelitian juga telah menunjukkan bahwa madu manuka dengan aktivitas antibakteri yang tinggi efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri mulut yang berbahaya seperti P. gingivalis dan A. actinomycetemcomitans.

4 dari 5 halaman

5. Bantu Obati Sakit Tenggorokan

Manfaat madu manuka yang kelima adalah untuk membantu mengobati sakit tenggorokan. Jika Anda menderita sakit tenggorokan, madu manuka dapat membantu meredakannya. Sifat antivirus dan antibakterinya dapat mengurangi peradangan dan menyerang bakteri penyebab rasa sakit.

Madu manuka tidak hanya menyerang bakteri berbahaya, tetapi juga melapisi lapisan dalam tenggorokan untuk efek menenangkan. Selain itu, madu manuka mengurangi bakteri mulut berbahaya yang menyebabkan mukositis, efek samping umum dari radiasi dan kemoterapi. Mucositis menyebabkan peradangan dan ulserasi yang menyakitkan pada selaput lendir yang melapisi kerongkongan dan saluran pencernaan.

6. Bantu Cegah Sakit Maag

Manfaat madu manuka yang keenam adalah untuk membantu mencegah terjadinya sakit maag. Sakit maag adalah salah satu penyakit paling umum yang menyerang manusia. Penyakit ini merupakan luka yang terbentuk pada lapisan perut, menyebabkan sakit perut, mual dan kembung.

H. pylori adalah jenis bakteri umum yang bertanggung jawab atas sebagian besar maag atau tukak lambung. Penelitian menunjukkan bahwa madu manuka dapat membantu mengobati tukak lambung yang disebabkan oleh H. pylori. Sakit maag juga bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan.

5 dari 5 halaman

7. Bantu Kesehatan Pencernaan

Manfaat madu manuka yang ke tujuh adalah untuk membantu kesehatan pencernaan. Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah gangguan pencernaan yang umum terjadi. Gejala yang terkait termasuk sembelit, diare, sakit perut dan buang air besar tidak teratur.

Penelitian yang dipublikasikan danlam Phytotherapy Research Journal telah menemukan bahwa mengkonsumsi madu manuka secara teratur dapat membantu mengurangi gejala-gejala ini. Madu manuka telah terbukti meningkatkan status antioksidan dan mengurangi peradangan pada tikus dengan IBS dan kolitis ulserativa, sejenis penyakit radang usus.

Madu manuka juga telah terbukti menyerang strain Clostridium difficile. Clostridium difficile, sering disebut C. diff, adalah jenis infeksi bakteri yang menyebabkan diare parah dan radang usus. C. diff umumnya diobati dengan antibiotik. Namun, penelitian terbaru mengamati efektivitas madu manuka pada strain C. diff. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sampai pada kesimpulan lengkap mengenai pengaruhnya terhadap infeksi bakteri usus.

8. Bantu Obati Jerawat

Manfaat madu manuka yang terakhir adalah untuk membantu mengobati jerawat. Jerawat biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal, tetapi bisa juga karena reaksi dari pola makan yang buruk, stres atau pertumbuhan bakteri di pori-pori yang tersumbat.

Aktivitas antimikroba madu manuka, bila digunakan dalam kombinasi dengan produk pH rendah, sering dipasarkan untuk melawan jerawat. Madu manuka dapat membantu menjaga kulit Anda bebas dari bakteri, yang dapat mempercepat proses penyembuhan jerawat.

Juga, mengingat sifat anti-inflamasinya, madu manuka dikatakan dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat. Namun, penelitian tentang kemampuan madu manuka untuk mengobati jerawat masih sangat terbatas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyatakan madu manuka sebagai obat rumah yang ampuh untuk jerawat.

(mdk/edl)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami