9 Gejala Penyakit Meningitis yang Perlu Diwaspadai, Cegah Sedini Mungkin

9 Gejala Penyakit Meningitis yang Perlu Diwaspadai, Cegah Sedini Mungkin
JATIM | 9 April 2020 13:00 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Meningitis, menjadi salah satu penyakit yang telah menjadi penyebab meninggalnya publik figur maupun musisi ternama di Indonesia. Contohnya adalah penyanyi sekaligus musisi Glenn Fredly yang tutup usia pada Rabu (8/4).

Penyanyi asal Ambon tersebut meninggal dunia pada usia 44 tahun. Sebelumnya, Olga Syahputra juga menderita meningitis tahun 2015 silam. Hal tersebut tentunya menjadi duka mendalam bagi para penggemar keduanya.

Meningitis merupakan penyakit yang disebabkan akibat adanya infeksi bakteri yang menyerang otak. Meningitis merupakan sebuah kondisi di mana ketika selaput (meninges) yang mengelilingi sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang mengalami peradangan. Setelah itu, selaput tersebut lama kelamaan akan mengalami pembengkakan.

Memang, penyakit meningitis akan membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu, namun bila dibiarkan begitu saja dan tidak melakukan pengobatan, meningitis akan menimbulkan gejala yang mungkin akan dialami oleh orang dewasa dan tidak menutup kemungkinan juga anak-anak usia di atas 2 tahun.

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut kami rangkum 9 gejala meningitis yang perlu diwaspadai, yang dilansir dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Gejala Penyakit Meningitis

penyebab meningitis

Liputan6.com

Tanda dan gejala meningitis bisa muncul dalam hitungan jam atau bahkan lebih dari satu atau dua hari. Penyakit ini bisa dialami oleh berbagai usia, mulai dari bayi hingga individu dewasa.

Namun begitu, gejalanya sebenarnya bisa dipelajari dan diketahui. Berikut beberapa gejala yang mungkin akan dialami oleh anak-anak usia di atas dua tahun serta orang dewasa:

2 dari 4 halaman

Gejala Penyakit Meningitis pada Anak-Anak hingga Dewasa

  1. Mendadak demam tinggi
  2. Sakit kepala parah tanpa sebab yang jelas
  3. Leher kakuMual atau muntah
  4. Sulit berkonsentrasi
  5. Selalu mengantuk dan sulit bangun dari tidur
  6. Sensitif terhadap cahaya
  7. Tidak nafsu makan dan minum
  8. Kejang
  9. Ruam kulit

Selain dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa, meningitis juga dapat diderita oleh bayi yang baru lahir, namun pada umumnya tidak akan mengalami sakit kepala.

3 dari 4 halaman

Gejala Meningitis pada Bayi Baru Lahir

Berikut ini merupakan tanda-tanda meningitis pada bayi yang baru lahir:

bayi baru lahir

2012 Merdeka.com

  1. Demam tinggi
  2. Lebih sering menangis karena merasa tidak nyaman, terlebih ketika diangkat dari tempat tidur
  3. Sering mengantuk
  4. Sering marah
  5. Tidak aktif
  6. Lesu
  7. Pola makan buruk
  8. Terdapat tonjolan di ubun-ubun yang letaknya di atas kepala bayi
  9. Tubuh dan leher terasa kaku
4 dari 4 halaman

Penyebab Penyakit Meningitis

Dilansir dari CNN Indonesia, peradangan pada penyakit meningitis bisa disebabkan oleh berbagai patogen (penyebab penyakit) di antaranya adalah virus, bakteri, mikrooganisme dan lainnya. Namun, penyebab meningitis yang paling umum adalah bakteri. Bakteri ini menginfeksi ketika mereka sudah masuk ke dalam peredaran darh dan bermigrasi ke otak dan saraf spinal.

Pada beberapa kasus, bakteri penyebab meningitis juga menginfeksi langsung pada bagian meninges. Masuknya bakteri ini disebabkan oleh adanya infeksi sinus atau infeksi telinga, fraktur di tengkorak, atau operasi.

Ada beberapa bakteri yang jadi biang keladi dari penyakit ini. Antara lain Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, Listeria monocytogenes. Sedangkan virus yang bertanggung jawab untuk atas serangan penyakit ini adalah enterovirus, virus herpes simpleks tipe 2, virus Varicella zoster, paromiksovirus, dan HIV.

Penyakit ini umumnya bisa dicegah dengan berbagai cara, misalnya vaksinasi, antiobiotik dan juga perubahan gaya hidup.

Risiko infeksi bisa diturunkan dengan cara mengubah perilaku yang bisa menularkan, atau kontak fisik. Meningitis bakteri dan virus akan menular melalui pernapasan selama kontak fisik, misalnya ciuman, bersin atau batuk. Hanya saja, penyebaran penyakitnya tidak seperti flu. Meningitis karena bakteri dan virus tak menular hanya karena menghirup udara yang sama dengan penderita.

(mdk/raf)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami