Bawa Thomas Cup ke Tanah Air Usai 19 Tahun Penantian, Ini Fakta Kemenangan Indonesia

Bawa Thomas Cup ke Tanah Air Usai 19 Tahun Penantian, Ini Fakta Kemenangan Indonesia
Indonesia juara Thomas Cup 2020. ©2021 Merdeka.com/instagram.com
JATIM | 18 Oktober 2021 08:31 Reporter : Astuti Dwi Ramadhani

Merdeka.com - Ajang Thomas Cup yang digelar dua tahun sekali akhirnya mencapai klimaks. Pada partai final yang diadakan di Ceres Arena, Denmark ini mempertemukan dua tim kuat. Yaitu Indonesia sebagai unggulan pertama dan China sebagai juara bertahan di tahun sebelumnya.

Seperti kita tahu, China merupakan rival kuat Indonesia dalam Dunia bulutangkis. Mereka memiliki atlet-atlet yang menduduki peringkat teratas hampir di setiap nomor. Tak heran jika perjuangan tim Indonesia kali ini pun tak bisa dibilang mudah.

Sebelumnya, China juga telah membawa dua piala yaitu piala Uber dan piala Sudirman. Namun kali ini, Indonesia memupuskan harapan China untuk mengawinkan piala Thomas dan Uber.

Tim Indonesia telah berjuang mati-matian bahkan hingga jatuh-bangun demi mengejar shuttle cock. Akhirnya, penantian Indonesia 19 tahun pun usai dan piala Thomas kembali ke Tanah Air. Berikut fakta kemenangan tim Indonesia di ajang Thomas Cup 2020.

2 dari 3 halaman

Skor 3-0

indonesia juara thomas cup 2020
©2021 Merdeka.com/Instagram BWF

Pada laga final yang mempertemukan Indonesia dan China tadi malam, Indonesia memetik kemenangan dengan skor telak. Indonesia menang dengan skor 3-0 lewat perjuangan Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto, serta Jonathan Christie yang menjadi penentu.

Kerahkan Kekuatan Penuh

indonesia juara thomas cup 2020
©2021 Merdeka.com/instagram.com

Seperti kita tahu, pada ajang Thomas Cup ini Indonesia menjadi unggulan pertama. Rangking para atlet putra yang dimiliki Indonesia hampir semuanya berjajar di peringkat 10 dunia. Tak hanya para pemain top, Indonesia juga membawa pemain muda seperti Leo dan Daniel.

3 dari 3 halaman

Penantian Panjang

indonesia juara thomas cup 2020
©2021 Merdeka.com/instagram.com

Pulangnya piala Thomas ke Tanah Air pun menjadi momen yang sangat penting bagi Indonesia. Bagaimana tidak, kita semua telah menantikan momen ini selama 19 tahun. Diketahui, piala Thomas terakhir kali pulang ke Indonesia pada tahun 2002.

Bukan Bendera Merah Putih

indonesia juara thomas cup 2020
©2021 Merdeka.com/instagram.com

Seperti kita lihat tadi malam, saat upacara pengalungan medali dan penyerahan piala Thomas, bukan bendera merah putih yang dikibarkan di Ceres Arena. Bendera yang dikibarkan justru bendera PBSI.

Bukan tanpa sebab, rupanya hal ini merupakan sanksi yang diberikan WADA (World Anti Doping Agency) pada lembaga anti doping Indonesia yang tak melakukan beberapa prosedur yang seharusnya dilakukan. Sanksi ini berimbas pada tak diperbolehkannya bendera merah putih berkibar di even olahraga Internasional.

(mdk/asr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami