Fakta Baru Kasus Kecelakaan Bus di Tol Sumo, Tim Khusus Kerja Keras Selidiki Ini

Fakta Baru Kasus Kecelakaan Bus di Tol Sumo, Tim Khusus Kerja Keras Selidiki Ini
Kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto. ©2022 Merdeka.com
JATIM | 19 Mei 2022 08:30 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Pagi itu, Senin (16/5/2022), jadi pagi penuh duka bagi keluarga korban kecelakaan Bus PO Ardiansyah di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM712+200/A.

Kecelakaan tunggal itu menyebabkan 14 penumpang meninggal dunia, di mana empat di antaranya merupakan sepasang suami istri dan kedua anaknya.

Sebagai tindak lanjut, Polresta Mojokerto, Jawa Timur, membentuk tim khusus untuk menangani kasus kecelakaan maut tersebut.

2 dari 3 halaman

Kerja Tim Khusus

kecelakaan bus di tol surabaya mojokerto

©2022 Merdeka.com

Kasi Humas Polresta Mojokerto Iptu Umam mengungkapkan, tim khusus yang bertugas menangani kasus kecelakaan maut itu terdiri dari lintas bidang, yakni satuan lalu lintas, satuan reserse narkoba, satuan reserse kriminal, dan juga bagian operasional.

"Petugas saat ini memeriksa sopir cadangan, Ade Firmansyah, yang kondisinya sudah membaik setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Citra Medika," tutur Umam di Mojokerto, Rabu (18/5).

Umam menjelaskan, hingga kini polisi masih belum menetapkan status tersangka terkait peristiwa kecelakaan maut bus PO Ardiansyah itu.

"Tersangka masih belum, semuanya masih menjadi saksi karena untuk menentukan tersangka harus dilakukan gelar perkara terlebih dahulu. Jadi, tidak ada penahanan kepada dua orang pengemudi," terangnya.

3 dari 3 halaman

Temuan Polisi

kecelakaan bus di tol surabaya mojokerto
©2022 Merdeka.com

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol. Latif Usman menyatakan saat terjadi kecelakaan tidak ada pengereman.

“Dari hasil olah TKP tidak ada bekas pengereman, sama sekali. Kami masih akan terus melakukan pendalaman," tuturnya, dikutip dari Antara.

Saat melaju, kata Latif, bus tidak mengalami oleng. Sopir sempat menyalip kendaraan truk di depannya melalui jalur cepat di sekitar KM711. Setelah itu, bus kembali ke jalur lambat lalu oleng ke kiri.

"Soal kelaikan kendaraan, kami masih koordinasi dengan dinas perhubungan dengan ATPM, kir-nya kapan, masih layak atau tidak, nanti kami uji," tandasnya.

(mdk/rka)

Baca juga:
Polisi Tetapkan Sopir Bus Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Sumo
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus di Tol Sumo Bertambah Jadi 15 Orang
Sopir Utama Bus Tertidur Pulas saat Kecelakaan Maut di Tol Sumo
Pemkot Surabaya Bantu Pemulihan Korban Kecelakaan Bus di Tol Sumo
Kecelakaan Bus Maut di Tol Sumo Tewaskan 15 Penumpang, Ini Fakta-faktanya
Korlantas Polri Terjunkan Tim TAA Usut Penyebab Kecelakaan Bus di Tol Sumo

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami