Anak di Sidoarjo Lahir Tanpa Anus, Begini Kondisinya agar Bisa Beraktivitas Normal

Anak di Sidoarjo Lahir Tanpa Anus, Begini Kondisinya agar Bisa Beraktivitas Normal
Ilustrasi bayi lahir tanpa anus. ©2022 Merdeka.com/liputan6.com
JATIM | 28 Mei 2022 09:20 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Seorang anak tanpa anus di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mendapat perhatian pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menuturkan, pemkab setempat memastikan anak tersebut segera mendapatkan tindakan medis berupa operasi hingga pemulihan.

Ia menugaskan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo segera mengawal, baik tindakan medis, maupun pengobatannya.

"Saya melihat kondisi anak yang menderita anus imperforata epilepsy (tanpa anus) yang membuat sangat trenyuh dan merasa iba. Saya minta Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo segera mengawal operasi dan pengobatan hingga sembuh," ujarnya di Sidoarjo, Jumat (27/5/2022).

2 dari 3 halaman

Butuh Operasi

005 siti rutmawati
stemgenex.com

Lahir tanpa anus, anak di Sidoarjo butuh operasi agar bisa beraktivitas normal. Pemkab Sidoarjo pun memberikan bantuan sosial dari Dinsos dan Baznas, serta penanganan operasi gratis.

Wabup Subandi meminta pemerintah desa setempat menggunakan dana taktis desa untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan di masa pandemi Covid-19.

"Saat ini tolak ukur orang tidak mampu bukan memiliki rumah yang reot, tapi warga yang tidak memiliki pekerjaan juga tolak ukur mendapatkan bantuan dari desa setempat," ungkapnya, dikutip dari Antara.

3 dari 3 halaman

Dilindungi Jaminan Kesehatan

Selain meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengawal pengobatan anak tanpa anus. Pihaknya juga meminta Baznas dan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo siaga membantu jika diperlukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman menyatakan pihaknya siap mendampingi pengobatan anak tanpa anus itu ke RS Dr.Soetomo Surabaya.

"Anak tersebut sudah dilindungi melalui jaminan kesehatan, kita segera berkoordinasi dengan pihak rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya agar segera dilakukan tindakan operasi," ujarnya.

(mdk/rka)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami