Intip Tradisi Labuhan Sarangan, Berdoa Semalam Utuh Tidak Tidur Sambut Ramadan

Intip Tradisi Labuhan Sarangan, Berdoa Semalam Utuh Tidak Tidur Sambut Ramadan
Labuhan Sarangan, tradisi sambut Ramadan di Magetan. ©2021 Merdeka.com/wisatadanbudaya.magetan.go.id
JATIM | 8 April 2021 15:00 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Masyarakat di Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur memiliki tradisi khusus untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan, yakni upacara Labuhan Sarangan. Tradisi ini dilaksanakan pada hari Jumat pon di bulan Syaban. Namun, jika pada bulan tersebut tidak ada hari Jumat pon, maka Upacara Labuhan Sarangan digelar lebih awal yakni pada hari Jumat pon di bulan Rajab.

Menariknya, bukan hanya masyarakat asli Sarangan yang terlibat dalam tradisi ini, melainkan juga warga dari daerah lain yang merasa meraup manfaat dari sektor wisata Telaga Sarangan. Pelaksanaan tradisi ini dibagi menjadi dua jenis, pertama yang bersifat sakral dan dikhususkan bagi masyarakat setempat. Selanjutnya, kegiatan yang dikemas sebagai paket wisata dan bertujuan untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya.

Baca Selanjutnya: Pelaksanaan Labuhan Sarangan...

Halaman

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami