Kisah Ratusan PKL Jualan di Pinggir Jalan, Sadar Ganggu Pengendara tapi Butuh Uang

Kisah Ratusan PKL Jualan di Pinggir Jalan, Sadar Ganggu Pengendara tapi Butuh Uang
PKL di Kebayoran Lama. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo
JATIM | 12 Februari 2022 10:30 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Ratusan pedagang berjualan di sepanjang jalan dari Bundaran Taman Pinang hingga pertigaan ujung selatan Gading Fajar, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Mereka bukannya tak sadar aktivitasnya berjualan di pinggir jalan mengganggu pengguna jalan, namun mereka terpaksa berjualan di sana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Persoalan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Pinang dan Gading Fajar Sidoarjo seperti tak ada habisnya. Para pedagang ingin tempat yang layak, sementara masyarakat mengeluh lantaran banyak pedagang berjualan di jalan raya,” tulis akun Instagram @dolordarjo, Jumat (11/2/2022).

2 dari 3 halaman

Penertiban PKL

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by SIDOARJO | dolorDARJO (@dolordarjo)

Satpol PP bersama personel Polres Sidoarjo terbilang cukup sering melakukan penertiban pedagang di pinggir jalan. Namun, penertiban tersebut seolah tak ada gunanya.

"Kami selalu was-was setiap kali jualan. Biasanya petugas datang tiba-tiba, obrakan, sehingga kami harus berkemas dan bergegas," tutur seorang pedagang yang berjualan di pinggir jalan Taman Pinang menggunakan mobil.

Mereka sadar bahwa berjualan di pinggir jalan mengganggu kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, sebagian dari mereka berharap pemerintah memiliki kebijakan untuk merelokasi para pedagang kaki lima ke tempat yang layak.

3 dari 3 halaman

Rencana Penataan PKL

jokowi dan iriana berikan bantuan untuk pkl di ngawi
©Biro Pers Sekretariat Presiden

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor mengaku sudah melakukan sejumlah langkah untuk menangani PKL di kawasan Taman Pinang dan Gading Fajar.

Pihaknya telah melakukan pendataan, pemetaan, dan menyiapkan beberapa strategi untuk mengatasi persoalan PKL di Kabupaten Sidoarjo.

"Akan kami tata. Tentu konsepnya tidak sekadar penggusuran, tapi juga memberi solusi para pedagang agar mereka tetap bisa berjualan," kata Gus Muhdlor, panggilan Bupati Sidoarjo.

(mdk/rka)

Baca juga:
Kehilangan Pekerjaan, Puluhan Pendorong Gerobak Malioboro Adukan Ini ke Pemkot Jogja
Pemda DIY Targetkan PKL Malioboro Sudah Pindah ke Tempat Relokasi 8 Februari
Wakil Wali Kota Yogyakarta Sebut Relokasi PKL Tak Mengubah Identitas Malioboro
Pendorong Gerobak Terdampak Relokasi PKL di Malioboro
Sultan HB X Ingin Relokasi PKL Malioboro Secepatnya, Ini Alasannya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini