Modus Ajak Perempuan Bikin Konten YouTube, Pria di Kediri Justru Lakukan Ini

Modus Ajak Perempuan Bikin Konten YouTube, Pria di Kediri Justru Lakukan Ini
Ilustrasi Pelecehan Seksual. ©2014 Merdeka.com
JATIM | 7 Mei 2021 09:45 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Berdalih membuat konten YouTube, Maulana Iskak (29), warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur justru mencabuli rekan perempuannya. Peristiwa itu bermula saat korban S (33) diajak membuat konten YouTube di rumah tersangka di Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Maulana hendak membuat konten YouTube dengan menggunakan trik hipnotis. Namun, saat korban terhipnotis, tersangka justru mencabulinya.

2 dari 3 halaman

Kronologi Kejadian

Sehari-hari, Maulana Iskak yang bekerja sebagai tukang servis AC keliling itu diketahui sering membuat konten YouTube.

Kejadian pencabulan bermula ketika tersangka, korban, dan seorang rekannya janjian membuat konten YouTube di rumah tersangka. Dalam pembuatan konten tersebut, tersangka menghipnotis korban hingga tak sadarkan diri.

Mengutip dari akun Instagram @medsoskediri, Rabu (5/5/2021), saat korban tak sadarkan diri, tersangka meminta rekannya, Amir untuk membelikan teh hangat. Hal ini bertujuan agar korban bisa disadarkan. Saat Amir pergi itulah, tersangka Maulana melakukan aksi bejatnya. Ia membuka celana dan melakukan aksi tak senonoh terhadap korban.

Tak berapa lama, Amir datang membawa teh hangat sesuai pesanan tersangka. Namun, tersangka justru kembali meminta Amir membelikan es degan. Saat Amir kembali pergi, tersangka pun melanjutkan aksinya.

Saat Amir kembali membawa es degan, korban akhirnya sadar. 

3 dari 3 halaman

Korban

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KEDIRI (@medsoskediri)

 

Menurut penjelasan Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi, saat korban sadar, ia langsung menceritakan apa yang dialami kepada rekannya, Amir.

"Jadi meskipun sedang dihipnotis korban ini sebenarnya sadar dan tahu kalau ia habis dicabuli oleh tersangka," terang AKP Iwan.

Korban dan saksi kemudian melaporkan kejadian pencabulan itu ke Polsek Ngadiluwih.

"Tak butuh waktu lama, setelah mendapat laporan dan melakukan proses pemeriksaan. Saya perintahkan anggota untuk amankan pelaku," ungkapnya.

Kepada petugas, pelaku mengakui seluruh perbuatannya kepada korban. “Ini pelaku sedang menjalani proses pemeriksaan di kantor (Mapolsek Ngakduluwih)," ujar Kapolsek Ngadiluwih itu.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami