Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya yang Tepat, Lengkap dengan Doa dan Artinya

Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya yang Tepat, Lengkap dengan Doa dan Artinya
ilustrasi sholat. ©2020 Merdeka.com
JATIM | 12 Mei 2021 14:00 Reporter : Nisa Sari

Merdeka.com - Sholat Idul Fitri merupakan sholat sunah dua rakaat yang dikerjakan umat Muslim di pagi hari saat hari raya Idul Fitri. Biasanya shalat ini dilakukan di tanah terbuka, mengingat banyak sekali jemaah yang hadir pada saat pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Mengutip dari NU Online, Rasulullah keluar menuju tempat yang cukup luas untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Hal ini sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, keduanya meriwayatkan hadis dari Abu Sa’id, yang artinya:

"Sunah itu pelaksanaan shalat id di musala jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke musala dan masyarakat banyak (yang hadir) pada shalat id," (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah: 2010 M], juz V, halaman 7).

Banyak sekali keutamaan yang didapatkan seorang Muslim jika mau menjalankan sholat Idul Fitri. Berikut niat sholat Idul Fitri dan tata caranya yang telah dilansir dari NU Online:

2 dari 5 halaman

Niat Sholat Idul Fitri

salat idul fitri di masjid istiqlal
©Liputan6.com/Johan Tallo

Seperti diketahui, hukum melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri adalah sunah muakad, karena Rasulullah SAW selalu menjalankannya. Sedangkan, menurut pendapat Imam Ahmad hukumnya fardhu kifayah dan menurut Abu Hanifak hukumnya fardhu ain.

Mengutip dari NU Online, hukum sholat Idul Fitri adalah sunah muakkadah (sangat dianjurkan. Sebab, Rasulullah tidak meninggalkannya hingga beliau wafat, kemudian ritual yang serupa dilanjutkan oleh para sahabat beliau. Adapun bacaan niat sholat Idul Fitri adalah seperti berikut:

Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri (ma’mumam/imaman) lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."

3 dari 5 halaman

Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Waktu sholat Idul Fitri dimulai sejak matahari terbit hingga masuk waktu zuhur. Hal ini berbeda dengan sholat Idul Adha yang dianjurkan untuk mengawalkan waktu demi memberi kesempatan kepada masyarakat yang hendak berkurban. Sedangkan, sholat Idul Fitri disunnahkan untuk memperlambatnya untuk memberi kesempatan bagi mereka yang belum menunaikan zakat fitrah.

Sementara itu, untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri bisa dilakukan dua rakaat secara berjemaah dan terdapat khutbah sesudahnya. Tetapi, jika terlambat datang, boleh dilakukan secara sendiri-sendiri di rumah daripada tidak sama sekali.

4 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Idul Fitri

salat idul fitri di masjid istiqlal©Liputan6.com/Johan Tallo

Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, dianjurkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih. Perlu diketahui bahwa tidak ada azan dan ikamah dalam sholat Idul Fitri. Namun, digantikan dengan menyeru "ash-shalata jami’ah." Adapun niat sholat Idul Fitri dan tata caranya adalah seperti berikut:

1. Memulai dengan bacaan niat shalat idul fitri bagi imam atau makmum, yang bunyinya sebagai berikut:

Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini ma'muman/imaman lillahi ta'ala

Artinya:

"Aku berniat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."

2. Membaca takbiratul ihram (Allahuakbar) sambil mengangkat kedua tangan.

3. Membaca takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara setiap takbir dianjurkan untuk membaca:

Subhanallah wal hamdulillah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar

4. Membaca surah Al-Fatihah, kemudian diteruskan dengan membaca surah pendek Alquran.

5. Setelah itu lalu ruku, sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

6. Pada rakaat kedua sebelum membaca surah al-Fatihah disunahkan untuk membaca takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan dan di antara setiap takbir disunahkan membaca:

Subhanallah wal hamdulilah wa laailaahaillallah wa Allahu Akbar

7. Membaca al-Fatihah dan diteruskan membaca surah pendek dari Alquran.

8. Setelah itu ruku, sujud dan seterusnya hingga salam.

9. Setelah salam, kemudian dianjurkan atau disunahkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri.

5 dari 5 halaman

Tata Cara Khutbah Idul Fitri

Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri, umat Muslim disunahkan untuk mendengarkan khutbah. Pasalnya, khutbah Idul Fitri merupakan kesempurnaan sholat Idul Fitri.

Khutbah setelah shalat Idul Fitri dilaksanakan dengan dua khutbah, yaitu dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak. Selain itu, khutbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak 9 kali, sedangkan pada khutbah kedua dimulai dengan takbir 7 kali.

Khutbah Pertama

Adapun tata cara khutbah pertama dilakukan sebagai berikut:

• Membaca takbir sebanyak 9 kali

• Memuji Allah dengan membaca "alhamdulillah."

• Membaca shalawat Nabi SAW, sebagai berikut:

allahumma shalli ala sayyidina muhammad”

• Berwasiat tentang takwa

• Membaca ayat Al-Qur'an.

Khutbah Kedua

Setelah melakukan khutbah pertama, kemudian dilanjutkan dengan khutbah kedua. Adapun tata cara sholat Idul Fitri dengan khutbah sebagai berikut:

• Membaca takbir sebanyak 7 kali

• Memuji Allah sekurang-kurangnya membaca "alhamdulillah"

• Membaca shalawat Nabi Muhammad SAW "allahumma shalli ala sayyidina muhammad."

• Berwasiat tentang takwa

• Menutup dengan mendoakan kaum muslimin.

(mdk/nis)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami