Pedagang Pakaian di Madiun Diminta Tiru Pasar Abang, Ternyata Ini Alasannya

Pedagang Pakaian di Madiun Diminta Tiru Pasar Abang, Ternyata Ini Alasannya
Penjual kain di Pasar Tanah Abang. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
JATIM | 10 Maret 2022 07:59 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Sejumlah pedagang pakaian di Pasar Besar Madiun (PBM) direncanakan melakukan studi tiru ke Pasar Tanah Abang, Jakarta pada pertengahan Maret 2022.

Wali Kota Madiun Maidi mengungkapkan, studi tiru ke Pasar Tanah Abang dilakukan untuk mencari solusi dan strategi perdagangan karena lapak konveksi di lantai 2 Pasar Besar Madiun cenderung sepi.

"Pedagang konveksi di PBM akan dikoneksikan dengan pedagang Tanah Abang. Menyiapkan strategi agar perdagangan barang di area tersebut bisa aktif kembali," tutur Wali Kota Maidi di Madiun, Rabu (9/3/2022).

2 dari 3 halaman

Studi Tiru

pasar besar kota madiun

©2022 Merdeka.com/Dok. Dinas Perdagangan Kota Madiun

Rencananya, sebanyak 30 orang perwakilan pedagang pakaian PBM diajak ke Jakarta untuk melihat langsung proses jual beli di Tanah Abang. Para pedagang ini juga diminta mengamati tren pakaian yang sedang digandrungi masyarakat.

"Diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pedagang PBM untuk meningkatkan penjualannya," lanjut Maidi, dikutip dari Antara.

Di tengah rencana mengoptimalkan lantai 2 PBM, Pemkot Madiun melalui Dinas Perdagangan juga mendata lapak konveksi yang kosong bertahun-tahun.

Lapak-lapak yang kosong itu kemudian diisi oleh pedagang baru asal Kota Madiun yang berminat dan komitmen berdagang di PBM.

"Setidaknya ada 250 lapak yang kosong di lantai 2. Tidak dipakai kisaran 5-13 tahun," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi.

3 dari 3 halaman

Masalah Lain

Selain permasalahan lapak ratusan lapak kosong, tidak optimalnya operasional lantai 2 PBM juga dipengaruhi oleh ketidakmampuan pedagang dalam bersaing. Terutama dari segi harga.

Oleh karena itu, studi tiru yang melibatkan puluhan pedagang pakaian PBM ke Pasar Tanah Abang diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah perdagangan di lantai 2 PBM.

Ke depan, PMB diharapkan bisa menjadi pusat konveksi di eks-Keresidenan Madiun yang menawarkan harga lebih murah namun tetap mengikuti tren fashion sesuai selera masyarakat.

 

(mdk/rka)

Baca juga:
Cerita Hercules, Pantangan untuk Minta-minta Uang Kepada Pedagang di Tanah Abang
Wagub DKI Nilai Tanah Abang Macet Tanda Ekonomi Bergeliat
Kesal Pemuda di Tanah Abang Sering Tawuran, Ibu Ani Minta Ring Tinju ke Kapolda Metro
Jelang Akhir Tahun, Utilisasi Industri Tekstil Mulai Meningkat
Selain Suka Berpuasa, Hercules Sering Santuni 300 Anak Yatim Setiap Hari Jumat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini