Pemkab Magetan Ajak Warga Budayakan Makan Ikan sejak Dini, Cegah Anak Stunting

Pemkab Magetan Ajak Warga Budayakan Makan Ikan sejak Dini, Cegah Anak Stunting
Ilustrasi ikan asin. ©Shutterstock
JATIM | 23 September 2022 08:15 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk membudayakan makan ikan sejak dini.

Membudayakan makan ikan menjadi upaya penyediaan pangan sehat dan pemenuhan gizi keluarga untuk mencegah stunting.

"Tingkat konsumsi ikan di Magetan tergolong masih rendah, rata-rata masih sekitar 26,56 kilogram per kapita per tahun," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani dalam sosialisasi dan gerakan gemar makan ikan di Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, Kamis (22/9/2022).

2 dari 3 halaman

Tingkat Konsumsi Rendah

ilustrasi ikan ekor kuning

Shutterstock ©2022 Merdeka.com

Rendahnya konsumsi ikan di Kabupaten Magetan membuat daerah ini berada para peringkat ketiga dari bawah di Provinsi Jawa Timur.

"Memang harus kita motivasi masyarakat Magetan untuk makan ikan," tutur Nur Haryani, dikutip dari ANTARA. 

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan terus berinovasi membuat terobosan untuk merangsang kebiasaan warga makan ikan.

"Ini penting karena adanya kecenderungan anak zaman sekarang lebih suka mengonsumsi produk makanan cepat saji yang ada di pasaran," imbuh dia.

Budaya makan ikan perlu disosialisasikan dan diupayakan, sehingga nantinya bisa menjadi kebiasaan. Pemkab Magetan terus mendorong terciptanya pola hidup sehat dan menggerakkan masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan.

3 dari 3 halaman

Cegah Stunting

infografis stunting
©2022 Merdeka.com/Dok. Kemenkes RI

Koordinator Seksi Akses Pasar Promosi dan Lokasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Farida mengapresiasi kegiatan sosialisasi gemar makan ikan yang dilakukan Pemkab Magetan.

"Saya berterima kasih kepada Disnakan Kabupaten Magetan atas kegiatan ini. Ke depannya bisa dialokasikan lagi kegiatan sosialisasi seperti ini tapi untuk anak-anak sekolah," tutur Farida.

Ia mengungkapkan, gerakan gemar makan ikan juga membantu pemerintah menurunkan angka stunting atau kasus kekerdilan anak di Indonesia, khususnya di wilayah Magetan.

"Dengan terus menggemakan gemar makan ikan harapannya dapat mewujudkan generasi di masa mendatang yang berkualitas, sehat, cerdas, dan sejahtera," tandasnya.

(mdk/rka)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini