Penyebab Harga Dollar Terus Menguat dan Melemahnya Nilai Rupiah Indonesia

Penyebab Harga Dollar Terus Menguat dan Melemahnya Nilai Rupiah Indonesia
JATIM | 27 Juli 2020 14:30 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Harga dollar AS dapat dikatakan kuat ketika nilai tukar ke dollar relatif lebih tinggi terhadap mata uang lain. Mengutip dari thebalance.com, menguatnya harga dollar dapat berarti satu dari dua hal ini; pertama, dollar hampir mendekati puncak kisaran tertinggi sepanjang sejarahnya seperti pada 25 Februari 1985, ketika dolar mencapai 164,72, sebagaimana diukur olehU.S. Dollar Index - ICE (DX.F) —salah satu dari beberapa indeks yang menyertakan informasi historis tentang dolar berjangka.

Harga dollar tertinggi sepanjang masa ini adalah hasil dari Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga dana federal (suku bunga yang digunakan untuk pinjaman bank satu sama lain dalam semalam) untuk memerangi stagflasi (tingkat inflasi yang tinggi dikombinasikan dengan penyusutan ekonomi dan pengangguran yang tinggi).

Kedua, ini berarti bahwa nilai dollar mungkin telah naik dalam periode singkat. Sebagai contoh, dollar menguat sebesar 21% antara Juli 2014 dan Desember 2016. Rekor terendah untuk dollar adalah pada April 2008. Ini tidak lama setelah kegagalan bank Bear Stearns yang, di antara faktor-faktor lain, membuat investor melarikan diri ke euro karena mereka mengira krisis keuangan terbatas pada Amerika Serikat.

Berikut penjelasan mengenai mengapa dan apa yang menyebabkan harga dollar terus naik dan melemahkan nilai mata uang negara lain, khususnya rupiah Indonesia.

Baca Selanjutnya: Nilai Dollar...

Halaman

(mdk/edl)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami