Penyebab Penyakit Liver yang Perlu Diwaspadai, Kenali Dulu Jenis-Jenisnya

Penyebab Penyakit Liver yang Perlu Diwaspadai, Kenali Dulu Jenis-Jenisnya
JATIM | 23 Mei 2020 08:03 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Liver atau hati adalah organ tubuh yang paling besar pada manusia. Liver berfungsi sebagai tempat pembentukan dan sekresi empedu, dan sebagai detoksifikasi racun. Kesehatan organ hati sangat penting maknanya bagi tubuh manusia.

Hati sebagai organ yang memiliki tugas utama sebagai penetral racun di tubuh menjadikan racun-racun yang selama ini masuk melalui tubuh kita dari makanan atau lingkungan mampu dinetralisir. Organ hati yang rusak dapat mengganggu kemampuan tubuh manusia dalam memecah sel darah merah dari toksin atau racun yang terkandung di dalamnya.

Penyakit liver merupakan penyakit peradangan pada organ hati. Penyakit liver sulit dideteksi pada stadium awal, namun penanganan penyakit liver pada stadium awal akan sangat membantu kesembuhan pasien.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai penyakit liver dan penyebab penyakit liver tersebut, yang dihimpun dari berbagai sumber.

1 dari 9 halaman

Mengenal Penyakit Liver

Hati merupakan organ yang paling besar dan penting bagi kita. Hati berfungsi sebagai pembentukan dan sekresi empedu, selain itu sebagai penyimpanan glikogen, sintesa urea, metabolisme kolesterol dan lemak serta detoksifikasi racun. Manusia tidak bisa hidup apabila hati mengalami kegagalan.

Salah satu penyakit yang menyerang hati adalah hepatitis atau liver. Penyakit liver merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau bahan-bahan beracun sehingga hati tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Dalam bidang kedokteran, kesalahan dalam mendiagnosis penyakit yang dialami oleh seorang pasien adalah tanggung jawab yang paling berat para ahli kesehatan.

Dalam mendiagnosis penyakit liver dokter akan mengajukan serangkaian pertanyaan dan mengevaluasi tanda-tanda dari gejala umum. Selanjutnya, dokter akan memeriksa tanda-tanda fisik untuk penyakit liver. Ada tiga jenis utama dari tes yang dilakukan dalam diagnosis penyakit liver yaitu tes darah, tes pencitraan dan analisis jaringan.

2 dari 9 halaman

Gejala & Jenis Penyakit Liver

ilustrasi hati

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Sebastian Kaulitzki

Hati atau hepar memiliki bagian-bagian yang disebut dengan lobus. Lobus terbagi menjadi beberapa bagian seperti lobus hepatis dextra dan lobus hepatis sinistra yang masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Lobus hepatis dextra dibatasi dengan lobus hepatis sinister oleh fossa vesicae bilaris dan sulcus venae carva pada facies visceralis hepatis.

Rusaknya fungsi hati ditandai dengan menguningnya warna kulit, membran mukosa dan naikknya konsentrasi bilirubin, SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase), GGT (Gamma Glutamyl Transferase)dan lainnya dalam darah.

Banyak sekali jenis penyakit hati, diantaranya adalah;

  • sirosis hati 
  • hepatitis
  • penyakit kuning
  • reye syndrome
  • penyakit wilson
  • tumor hati

Penyakit hepar atau hati yang ditemukan dalam lingkungan masyarakat dapat dibedakan menjadi 2 yaitu penyakit hati akut dan penyakit hati kronis. Penyakit hati akut disebabkan karena virus, obat-obatan, alkohol dan keadaan iskemik.

Sedangkan yang penyakit hati kronis yaitu hepatitis kronis, sirosis hati, dan hepatoma. Pembeda jenis penyakit hati ditujukan untuk menentukan prognosa dan penanganan dari masing-masing penyakit.

3 dari 9 halaman

Penyebab Penyakit Liver

Penyebab penyakit liver sangat beragam, dan masing-masing ditentukan oleh jenisnya. Secara umum faktor penyebab penyakit liver adalah pola hidup yang tidak sehat. Faktor lainnya adalah kondisi kelainan hati yang merupakan bawaan sejak lahir.

Selain itu juga adanya gangguan dan kelainan pada proses metabolisme, terinfeksi virus atau bakteri, kekurangan gizi atau nutrisi. Ketergantungan alkohol dan zat adiktif lainnya dan kebiasaan merokok juga dapat menjadi penyebab penyakit liver.

Peningkatan jumlah penderita liver juga disebabkan faktor keterlambatan penanganan saat mengalami gejala awal. Berikut ini adalah beberapa jenis sekaligus penyebab penyakit liver yang paling sering ditemui;

4 dari 9 halaman

1. Hepatitis

magang

©2018 Liputan6.com

Hepatitis adalah istilah yang dipakai untuk semua peradangan yang terjadi pada hati. Penyebab penyakit liver jenis hepatitis berbagai macam, mulai dari virus sampai obat-obatan termasuk semua jenis obat-obatan tradisional. Menurut Departemen Kesehatan RI, virus hepatitis terdiri dari banyak jenis, antara lain; hepatitis A,B,C,D,E,F dan G.

Kelanjutan dari penyakit hepatitis karena virus bisa menjadi akut, kronik, bahkan menjadi kanker hati. Virus-virus ini dapat dibedakan melalui penanda antigenetiknya. Namun virus-virus ini dapat menyebabkan penyakit yang serupa secara klinis dan berakibat infeksi sub klinis asimtomatik hingga berakibat infeksi akut yang fatal.

5 dari 9 halaman

2. Sirosis hati

Sirosis hati adalah suatu penyakit di mana sirkulasi mikro, anatomi pembuluh darah besar dan seluruh system arsitektur hati mengalami perubahan menjadi tidak teratur dan terjadi jaringan ikat (fibrosis) disekitar parenkim hati yang mengalami regenerasi.

Gejala sirosis hati berupa peradangan difus dan selama bertahun-tahun pada hati serta diikuti dengan fibrosis, degenerasi dan regenerasi sel-sel hati sehingga menimbulkan kekacauan dalam susunan parenkim hati.

6 dari 9 halaman

3. Kanker Hati

hati

©www.healthxchange.com

Kanker pada hati yang banyak terjadi yaitu Hepatocellular carcinoma (HCC). Penyebab penyakit liver jenis ini adalah komplikasi dari hepatis kronis yang serius terutama karena virus hepatitis B, C dan hemochromatosis.

7 dari 9 halaman

4. Kolestasis dan Jaundice

Kegagalan produksi atau pengeluaran empedu merupakan definisi dari kolestasis. Kolestasis dapat menyebabkan gagalnya menyerap lemak, vitamin dan juga terjadi penumpukan asam empedu, bilirubin, dan kolesterol di hati.

Jaundice adalah kelebihan bilirubin dalam sirkulasi aliran darah dan permukaan pigmen empedu pada kulit, membran mukosa dan bola mata. Biasanya, gejala akan timbul setelah kadar bilirubin dalam darah melebihi 3mg/dL.

8 dari 9 halaman

5. Hemocromatosis

ilustrasi hati

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/O2creationz

Hemocromatosis adalah keadaan kelainan metabolisme besi. Hemocromatosis biasanya ditandai dengan adanya pengendapan besi dalam jaringan. Penyebab penyakit liver jenis ini bersifat genetik atau keturunan dalam gangguan fungsi organ hati.

9 dari 9 halaman

6. Abses Hati

Penyebab penyakit liver jenis abses hati adalah infeksi bakteri atau amuba. Abses hati berkembang dengan baik dan cepat sehingga menimbulkan gejala demam dan menggigil.

(mdk/edl)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami