7 Bahan Skincare untuk Perbaiki Lapisan Pelindung Kulit

7 Bahan Skincare untuk Perbaiki Lapisan Pelindung Kulit
JATIM | 11 April 2020 09:04 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Memiliki kulit super kering dan rentan terhadap iritasi dapat mengganggu lapisan pelindung kulit alami. Dalam dunia kecantikan, lapisan pelindung kulit sering disebut skin barrier.

Ketika lapisan pelindung kulit alami terganggu, Ia tidak dapat melakukan dua fungsi utamanya yaitu; membuat kulit terasa lembab dan melindungi kulit dari polutan lingkungan, iritasi, alergi, mikroba, dan masih banyak lagi.

Jadi, jelas bahwa lapisan pelindung kulit sangat bermanfaat dan harus tetap terjaga kestabilannya demi kondisi kulit agar senantiasa sehat.

Dalam artikel kali ini, akan dibahas 7 bahan skincare utama yang dipercaya dapat membantu memperbaiki dan menjaga lapisan pelindung kulit baik secara internal maupun eksternal yang dihimpun dari berbagai sumber.

1 dari 8 halaman

Pentingnya Lapisan Pelindung Kulit yang Kuat

Lapisan pelindung kulit yang terlalu berpori disebut sebagai penghalang kulit yang bocor, menurut Dr. Mamina Turegano, MD., seorang ahli dermatologi bersertifikat asal Los Angeles.
Lapisan pelindung kulit atau skin barrier yang memiliki banyak pori-pori adalah penyebab dasar dari beberapa kondisi kulit meradang seperti jerawat, eksim, dan reaksi alergi seperti gatal-gatal.

"Skin barrier melindungi kulit dari iritasi, dehidrasi, cuaca dingin dan panas, sengatan matahari, angin yang membawa polusi, paparan bahan kimia, bakteri, virus, jamur, dan patogen lainnya," jelas Dr. Hadley King, MD., seorang ahli dermatologi New York.

Memiliki lapisan pelindung kulit yang sehat sangat penting agar kulit dapat berfungsi secara normal. Menjaga agar lapisan pelindung kulit tetap sehat juga memberi dampak terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Leslie Baumann, MD., seorang ahli dermatologi bersertifikat, menggambarkan hubungan antara disfungsi kulit dan berbagai kondisi kesehatan yang disebabkan oleh peradangan kronis.

Dalam studi tersebut, para peneliti menghubungkan penggunaan pelembab khusus skin barrier dengan berkurangnya sitokin pro-inflamasi dalam darah, menyoroti pentingnya peran perlindungan kulit dalam kesehatan secara keseluruhan.

Yaitu, bahwa apabila lapisan pelindung kulit tidak berfungsi dengan baik, akan menyebabkan peradangan dan iritasi yang memicu masalah kesehatan internal lain.

Berikut adalah 6 bahan skincare yang terbukti dapat membantu kinerja lapisan pelindung kulit agar tetap optimal.

2 dari 8 halaman

1. Ceramides & Phytoceramides

dryskin

2020 Merdeka.com

Kebanyakan dokter kulit akan menyarankan pasien yang bermasalah dengan skin barrier untuk menggunakan produk berbahan dasar ceramide dan phytoceramides. Ceramides dianggap sebagai komponen paling penting untuk mempertahankan fungsi lapisan pelindung kulit. Karena, ceramide adalah salah satu blok pembangun sel-sel kulit.

Ceramide dapat dianalogikan sebagai "bata" untuk membayangkan fungsinya bagi kulit. Apabila sel kulit kekurangan ceramide, segala macam bakteri dan sejenisnya dapat masuk dengan mudah menembus lapisan pelindung kulit. Hal inilah yang akan menyebabkan berbagai masalah seperti iritasi, jerawat dan sebagainya.

Ceramides adalah molekul lemak yang membentuk pelindung lapisan kulit alami dan membantu menjaga kelembaban kulit. Secara khusus, ceramide berfungsi sebagai lem yang membantu menjaga sel-sel kulit agar tetap rapat dan tidak mudah disusupi benda asing dari luar. Penelitian menunjukkan bahwa ketika dioleskan, phytoceramides secara dramatis akan meningkatkan perbaikan stratum corneum (lapisan kulit atas) yang rusak.

3 dari 8 halaman

2. Asam Lemak

ilustrasi salmon

2019 Merdeka.com/Pixabay

Mengonsumsi lemak sehat dengan jumlah yang cukup sangat diperlukan bagi kesehatan kulit. Lemak sehat dapat diperoleh dari beberapa makanan.

Salmon adalah salah satu ikan berlemak paling populer yang direkomendasikan oleh para dokter kulit. Asam lemak omega-3 juga dapat ditambahkan, dalam bentuk minyak ikan atau kapsul minyak ikan.

Diketahui juga bahwa kacang-kacangan terutama almond dan kenari adalah jenis kacang yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit.

4 dari 8 halaman

3. Squalane

wajah

iStock

Squalane secara alami dapat ditemukan di sebum kulit Anda. Sebelumnya, squalene biasanya didapat dari hati ikan hiu, lalu diolah menjadi bahan perawatan kulit. Squalane yang didapat dari hati ikan hiu cukup kontroversial.

Sehingga dalam perkembangannya beberapa tahun terakhir, dibuatlah squalene yang berasal dari tanaman. Penelitian menunjukkan beberapa keuntungan penggunaan squalane bagi kulit, yaitu sebagai emolien dan antioksidan, dan untuk hidrasi.

5 dari 8 halaman

4. Humektan

dryskin

2020 Merdeka.com

Humektan adalah bahan yang dapat menarik dan menahan air, seperti gliserin dan hyaluronic acid. Humektan tidak dapat serta merta menyembuhkan lapisan pelindung kulit yang rusak.

Namun, humektan memiliki tugas penting untuk menjaga kulit agar tetap lembab saat Anda sedang dalam tahap memperbaiki fungsi lapisan pelindung kulit. Bahan-bahan yang terkandung dalam humektan dapat melembabkan epidermis saat Anda sedang menyegel dan menahan air pada kulit.

Secara topikal, gunakan humektan terlebih dahulu, diikuti dengan produk krim atau minyak. Hal ini akan mempercepat perbaikan segala masalah lapisan pelindung kulit yang terganggu.

Anda juga dapat mencari suplemen hyaluronic acid, salah satu jenis humektan yang telah terbukti dalam menjaga kelembaban kulit pada tingkat sel.

Hyaluronic acid tidak hanya bertanggung jawab untuk menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi, tetapi juga merupakan bagian integral dari proses penyembuhan tubuh. Ketika terluka, tubuh sebenarnya menghasilkan lebih banyak hyaluronic acid untuk membantu penyembuhan luka.

6 dari 8 halaman

5. Oatmeal Koloid

ilustrasi oatmeal

Shutterstock

Ekstrak oatmeal koloid juga terbukti dapat membentuk segel pelindung pada kulit. Oatmeal adalah perawatan kulit alami klasik bagi mereka yang memiliki kulit sensitive.

Penelitian telah menunjukkan berulang kali bahwa ekstrak oatmeal dapat menenangkan kulit yang meradang melalui sifat anti-inflamasinya.

Banyak sifat klinis oatmeal koloid berasal dari polimorfisme kimianya. Konsentrasinya yang tinggi menghasilkan fungsi pelindung dan penahan air. Oatmeal juga berkontribusi sebagai antioksidan.

7 dari 8 halaman

6. Probiotik

cara membuat yoghurt

2020 Merdeka.com

Microbiome yang seimbang adalah pertahanan terbaik kulit. Mikro organisme ini berfungsi layaknya sistem kekebalan bagi kulit. Pertama, ia membantu menjaga bakteri usus yang sehat dengan probiotik. Koneksi usus-kulit telah dipelajari secara luas, dan penelitian menunjukkan adanya hubungan langsung antara bakteri usus dan kulit.

Jadi, jika kesehatan usus Anda buruk, kemungkinan besar Anda juga memiliki masalah yang serupa dengan kulit. Probiotik dapat membantu menjaga dan mengelola bakteri sehat secara internal.

Menurut Dr. Turegano, mikroba eksternal adalah pemicu dermatitis atopik dan kondisi peradangan lainnya. Sehingga, dengan memiliki bakteri sehat di kulit, patogen jahat cenderung susah menyerang.

Suplemen probiotik mengalami lonjakan popularitas, demikian juga jalur perawatan kulit probiotik. Produk yang mendukung mikrobiota kulit yang sehat juga bermanfaat bagi lapisan pelindung kulit. Probiotik dapat ditemukan dalam produk perawatan kulit komersial. Namun bisa juga didapat dari makanan fermentasi seperti yogurt.

8 dari 8 halaman

7. Manuka Honey

008 tantri setyorini

Boldsky

Manuka honey terkenal dengan manfaat perbaikannya. Studi klinis telah menunjukkan manuka honey sangat efektif untuk menyembuhkan luka, luka bakar, dan kerusakan topikal lainnya. Hai ini karena amnuka honey dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya.

Dan mengingat banyaknya antioksidan yang ditemukan dalam manuka honey, maka ia sangat anti-inflamasi dan telah terbukti bekerja melawan dermatitis, jerawat, eksim, dan semua masalah kulit yang cenderung timbul akibat rusaknya skin barrier.

(mdk/edl)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami