Pertama di Indonesia, Intip Keseruan Perkemahan Sehat Era Pandemi di Jember

Pertama di Indonesia, Intip Keseruan Perkemahan Sehat Era Pandemi di Jember
Pramuka Jatim di masa pandemi. ©2021 Merdeka.com/Instagram @kwarda.jatim
JATIM | 24 Maret 2021 08:28 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berencana menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi). Kegiatan tersebut diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.

"Ini perkemahan di masa pandemi Covid-19," terang Ketua Kwarda Pramuka Jatim Arum Sabil di Surabaya, Selasa (23/3/2021), seperti dilansir Antara.

2 dari 4 halaman

Pelaksanaan

pramuka jatim di masa pandemi
©2021 Merdeka.com/Instagram @kwarda.jatim

Nantinya Persemi akan dilaksanakan pada 27-28 Maret 2021 di Kabupaten Jember. Rencananya acara itu akan dibuka oleh Kamabida sekaligus Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Jumlah keseluruhan peserta Persemi diperkirakan sekitar 250 orang, termasuk pelatih serta pengurus Kwarcab se-Jatim.

Menurut penjelasan Arum Sabil, area perkemahan yang digunakan cukup lapang dengan luas mencapai 54 hektare. Area itu juga tertutup pagar sehingga dipastikan aman dari kerumunan warga. Selain itu, sarana prasarana seperti listrik dan keamanan lingkungan dianggap memadai.

3 dari 4 halaman

Kegiatan untuk Anak-anak

pramuka jatim di masa pandemi
©2021 Merdeka.com/Instagram @kwarda.jatim

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan bisa kembali melakukan aktivitas di luar ruangan. Pada pelaksanaannya, penerapan protokol kesehatan ketat diperlukan guna menjamin anak-anak tetap aman dari potensi terserang virus corona penyebab Covid-19.

"Apalagi selama pandemi anak-anak lebih banyak melakukan segala kegiatan di dalam rumah. Padahal kegiatan di luar rumah sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak," ujarnya

Pramuka, lanjut Arum, berusaha mencari bagaimana proses pembelajaran tatap muka tetap bisa dilakukan di masa pandemi.

"Nah, Pramuka mencoba untuk bagaimana cara pendidikan dijalankan. Tidak harus di dalam ruangan, tapi face to face sesamanya harus dijalankan, tidak mungkin terus-terusan secara virtual," ungkapnya

Menurut Arum, pembelajaran secara virtual hanya proses transisi untuk menemukan format yang lebih adaptif.

"Virtual hanya sesaat dalam proses transisi, tapi perlu adaptasi sampai menemukan format yang sekarang ini dicoba," imbuhnya.

4 dari 4 halaman

Jadi Percontohan

pramuka jatim di masa pandemi
©2021 Merdeka.com/Instagram @kwarda.jatim

Sementara itu, Persemi yang akan digelar di Jember itu bisa menjadi percontohan kegiatan perkemahan di masa pandemi. Di mana kegiatannya berkaitan dengan tutorial pelaksanaan berkemah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Ada tutorialnya di situ, seperti tenda dibangun, tutorial bertemu, bagaimana cara berinteraksi, dan bagaimana caranya kalau mau makan, termasuk MCK dan seterusnya," lanjut Ketua Kwarda Pramuka Jatim itu.

Ia berharap Persami yang digagas Kwarda Jatim bisa berjalan sukses. Dengan demikian bisa diadaptasi secara nasional.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami