Pesona Teksas Wonocolo, Sumur Minyak Tradisional di Bojonegoro

Pesona Teksas Wonocolo, Sumur Minyak Tradisional di Bojonegoro
JATIM | 26 Maret 2020 17:15 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ada sebuah penambangan minyak tradisional. Penambangan ini dilakukan melalui sumur-sumur minyak dan ditarik menggunakan rig-rig bambu yang menjulang di atasnya. Seluruh kegiatan penambangan ini dilakukan secara tradisional menggunakan tenaga manusia.

Dihimpun dari berbagai sumber, sumur-sumur minyak di salah satu daerah di Bojonegoro itu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Usia sumur-sumur minyak tradisional itu diperkirakan sudah lebih dari 100 tahun.

1 dari 6 halaman

Texas ala Bojonegoro

teksas wonocolo

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Eksotisme Texas lekat dengan keberadaan penambangan minyak. Film-film Hollywood yang diproduksi tahun 1990-an kerap menampilkan citra Texas dengan ladang minyak di mana pompa-pompa minyak tampak menjulang. Film-film itu juga menampilkan sosok-sosok berbadan kekar dan bertubuh tegap tengah menjalani aktivitas menambang minyak.

Di Indonesia, pemandangan serupa bisa dijumpai di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Di sana, terdapat ladang minyak yang masih dioperasikan secara tradisional.

Para penambang minyak yang merupakan masyarakat setempat tergabung dalam kelompok bernama Teksas. Teksas sendiri merupakan singkatan dari Tekad Selalu Aman dan Sejahtera.

Sekarang kawasan penambangan minyak tradisional di Bojonegoro itu terkenal sebagai Texas van Java. Kawasan tersebut telah dikembangkan menjadi kawasan wisata dengan nama Teksas Wonocolo.

2 dari 6 halaman

Akses Menuju Sumur Minyak Tradisional

teksas wonocolo

2020 Merdeka.com/liputan6.com

Sumur-sumur minyak tradisional di Kabupaten Bojonegoro itu tepatnya terletak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan. Kawasan ini terletak sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Bojonegoro dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Untuk menuju ke kawasan ini, kendaraan yang digunakan sebaiknya dalam keadaan baik. Ada beberapa medan terjal yang harus dilalui untuk sampai di kawasan yang disebut-sebut mirip dengan Texas ini.

Pengorbanan untuk menempuh jarak yang jauh dengan pusat kota serta medan yang menantang akan terbayar lunas begitu sampai di tempat tujuan.

3 dari 6 halaman

Penambang Lokal

Penambangan minyak di Wonocolo dilakukan orang masyarakat setempat. Menambang minyak di sumur-sumur tua menjadi profesi turun temurun sejak masa penjajahan.

Dalam proses pengambilannya, minyak di dalam sumur diangkat ke atas menggunakan mesin-mesin mobil dan rig-rig dari kayu jati.

Dikutip dari suarabanyuurip.com, pada tahun 2016, kawasan penambangan minyak tradisionaldi Wonocolo ini diresmikan sebagai kawasan wisata migas pertama di Indonesia. Suyoto, bupati Bojonegoro yang menjabat saat itu menyatakan bahwasanya peresmian penambangan minyak tradisional Wonocolo merupakan keputusan penting.

Mantan bupati Bojonegoro itu berpendapat bahwa dengan dijadikannya Wonocolo sebagai kawasan wisata, maka potensi daerah itu akan terus berlangsung sepanjang waktu. Berbeda dengan keberadaan minyak bumi yang suatu saat bisa habis.

4 dari 6 halaman

Warisan Geologi

teksas wonocolo

2020 Merdeka.com/antaranews.com

Sejak perencanaan awal, kawasan penambangan minyak tradisional di Wonocolo dikembangkan sebagai geoheritage atau warisan geologi. Khususnya terkait dengan dunia perminyakan. Penetapannya sebagai geoheritage dimaksudkan untuk memberikan kemajuan sekaligus perlindungan bagi kawasan bersejarah tersebut.

Penetapan Wonocolo sebagai kawasan wisata juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Bersamaan dengan dibukanya kawasan tersebut sebagai kawasan wisata, masyarakat dipersilakan menjual apa saja. Sehingga dari transaksi ekonomi itu akan diperoleh pendapatan tambahan.

5 dari 6 halaman

Wisata Terbaik

teksas wonocolo

2020 Merdeka.com/antaranews.com

Tahun 2018, kawasan wisata sumur minyak tradisional di Wonocolo mendapat anugerah sebagai pengelolaan kawasan wisata terbaik di Kabupaten Bojonegoro. Sejak dibuka pertama kali tahun 2016, Wonocolo dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Kawasan ini menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang datang ke Bojonegoro.

Di sini wisatawan menyaksikan langsung penambangan dengan cara tradisional yang eksotik. Sumur-sumur tua dengan keberadaan tiang-tiang penyangga kayu menghampar sejauh mata memandang.

6 dari 6 halaman

Pengembangan Teksas Wonocolo

teksas wonocolo

2020 Merdeka.com/antaranews.com

Selain menawarkan pengalaman menyaksikan langsung kegiatan penambangan minyak secara tradisional, kawasan ini juga menawarkan berbagai pilihan wisata. Dikutip dari liputan6.com, ada Museum Penambangan Minyak Tradisional yang mendokumentasikan seluk-beluk penambangan minyak tradisional di Wonocolo sejak zaman dahulu kala.

Ada juga pilihan program seperti Jeep Adventure, Trail Adventure, Fun Bike, Mountain Bike, Downhill, Bumi Perkemahan dan Outbond, dan spot-spot foto.

(mdk/rka)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami