Polda Jatim Lakukan Penyekatan Arus Balik, Cegat Pemudik untuk Tes Cepat Covid-19

Polda Jatim Lakukan Penyekatan Arus Balik, Cegat Pemudik untuk Tes Cepat Covid-19
Polda Jatim Lakukan Penyekatan Arus Balik, Cegat Pemudik untuk Tes Cepat Covid-19. ©2021 Merdeka.com
JATIM | 16 Mei 2021 16:30 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melakukan penyekatan serentak mulai Sabtu (15/5/2021) pukul 00.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat yang hendak keluar dari Jawa Timur.

Kasubdit Kamsel Polda Jatim, AKBP M Rofik menyampaikan, dalam penyekatan serentak itu akan dilakukan rapid test atau tes cepat secara acak untuk mendeteksi Covid-19.

2 dari 3 halaman

Antisipasi Penyebaran Covid-19

011 hikmah wilda amalia

©2015 Merdeka.com

Total ada 9 titik di jalur perbatasan, dan 20 titik antar-rayon yang dijaga oleh personel kepolisian setempat. Para pengguna jalan yang hendak keluar wilayah Jawa Timur juga diwajibkan mematuhi aturan yang ditetapkan, yakni membawa surat tugas dan surat bebas Covid-19.

"Ada 9 titik pos penyekatan di perbatasan dan 20 titik pos antar-rayon di akses keluar dari Jawa Timur," tuturnya, mengutip dari liputan6.com.

Penyekatan arus balik dilakukan sebagai langkah antisipatif penyebaran Covid-19 pasca Idulfitri 1442 Hijriah.

Sementara itu, sebanyak 75 mobil penumpang dan empat mobil pribadi dihentikan di Pos Pam Desa Pandanan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

3 dari 3 halaman

Cek Satu Persatu

011 hikmah wilda amalia©2015 Merdeka.com

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Yanto Mulyanto P mengungkapkan, dalam kegiatan penyekatan pada Sabtu (15/5), petugas menghentikan dan memeriksa 36 motor. Selanjutnya, petugas melakukan tes cepat antigen terhadap 10 orang secara acak.

"Kami periksa satu persatu, dan hasil dinyatakan negatif Covid-19. Selain itu sebanyak 13 kendaraan kami paksa putar balik karena tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan," ujar Yanto.

Kegiatan penyekatan akan terus dilaksanakan hingga 17 Mei 2021. Tujuannya untuk mencegah pemudik dari luar Gresik yang masuk sekaligus sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. 

(mdk/nis)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami