Radiasi adalah Perambatan Energi dalam Bentuk Partikel, Pelajari Lebih Lanjut

Radiasi adalah Perambatan Energi dalam Bentuk Partikel, Pelajari Lebih Lanjut
Radiasi ponsel. ©2013 Merdeka.com
JATIM | 3 September 2020 11:00 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Radiasi atau pancaran dapat didefinisikan sebagai suatu proses di mana energi dilepaskan oleh suatu atom. Menurut Badan Tenaga Nuklir Nasional, radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang.

Ada beberapa radiasi yang kita terima setiap saat, baik yang berasal dari alam maupun dari buatan manusia. Radiasi tersebut ada yang bermanfaat atau berdampak positif dan ada yang merugikan atau berdampak negatif bagi tubuh manusia, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan.

Pengetahuan yang sangat terbatas mengenai mana radiasi yang bermanfaat dan yang merugikan bagi tubuh manusia perlu mendapatkan perhatian yang serius. Ini agar radiasi tersebut tidak merusak tubuh.

Dan harus diusahakan agar radiasi untuk tujuan diagnosis ataupun terapi memiliki risiko sekecil mungkin, sehingga jumlah radiasi yang diterima oleh seseorang pertahun tidak melebihi batas ambang yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nukklir (Bapeten). Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai apa itu radiasi.

2 dari 4 halaman

Pengertian Radiasi

Mengutip dari Health Physics Society, radiasi adalah energi yang berasal dari suatu sumber dan bergerak melalui ruang angkasa dan dapat menembus berbagai bahan. Radiasi dapat digambarkan sebagai energi atau partikel dari sumber yang bergerak melalui ruang atau media lain. Cahaya, panas, dan gelombang mikro serta gelombang radio yang digunakan untuk komunikasi nirkabel adalah semua bentuk radiasi.

Radiasi mencakup partikel dan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh beberapa bahan dan membawa energi. Jenis radiasi yang dibahas di bawah ini disebut radiasi pengion karena ia dapat menghasilkan partikel (atau ion) bermuatan dalam materi. Sinar-X, sinar gamma, partikel alfa, partikel beta, dan neutron adalah contoh radiasi pengion.

Radiasi pengion dihasilkan oleh atom yang tidak stabil. Atom tidak stabil berbeda dengan atom stabil karena atom tidak stabil memiliki kelebihan energi atau massa atau keduanya. Radiasi juga dapat dihasilkan oleh perangkat bertegangan tinggi (mis., Mesin sinar-X).

Atom dengan inti tidak stabil dikatakan radioaktif. Untuk mencapai stabilitas, atom-atom ini melepaskan, atau memancarkan, energi atau massa berlebih. Emisi ini disebut radiasi. Jenis radiasi adalah elektromagnetik (seperti cahaya) dan partikulat (yaitu, massa yang dilepaskan dengan energi gerak). Radiasi gamma dan sinar X adalah contoh radiasi elektromagnetik. Radiasi gamma berasal dari inti sedangkan sinar X berasal dari bagian elektronik atom. Radiasi beta dan alfa adalah contoh radiasi partikulat.

Menariknya, ada "latar belakang" radiasi alam di mana-mana (ada di mana-mana) di lingkungan kita. Radiasi latar belakang di mana-mana berasal dari luar angkasa (yaitu, sinar kosmik) dan dari bahan radioaktif alami yang terkandung di bumi dan makhluk hidup.

3 dari 4 halaman

Radiasi Alam

Mengutip dari ansto.gov.au, matahari merupakan sumber utama radiasi kosmik, atau radiasi yang berasal dari luar angkasa. Penerbangan dan ski di dataran tinggi merupakan aktivitas yang akan meningkatkan paparan radiasi kosmik ini.

Banyak bangunan juga memancarkan radiasi pengion hanya karena bahan yang digunakan untuk membangunnya, seperti batu bata tanah liat dan granit, secara alami bersifat radioaktif.

4 dari 4 halaman

Jenis Radiasi

Mengutip dari ojs.unud.ac.id, menurut massanya radiasi dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu radiasi korpuskuler (corpuscular radiation) dan radiasi elektromagnetik (electromagnetics radiation).

Radiasi korpuskuler adalah pancaran atom-atom atau partikel sub atom yang mempunyai kemampuan memindahkan energi geraknya atau energi kenetiknya ke bahan-bahan yang ditumbuknya. Sedangkan radiasi elektromagnetik adalah pancaran gelombang yang punya medan listrik dan magnet yang dapat menyebabkan perubahan struktur dalam atom dari bahan yang dilaluinya.

Jadi radiasi elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa, terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, gelombang tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik. Sedangkan radiasi korpuskuler (radiasi partikel) adalah radiasi yang memiliki massa, di antaranya partikel alfa, beta dan netron. Partikel alfa dan beta ini dihasilkan dari peluruhan sat radioaktif yang terurai menjadi satu atau beberapa partikel lain.

(mdk/edl)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami