Sebelumnya Nol Kasus, Begini Kronologi Bertambahnya Pasien Covid-19 di Bangkalan

Sebelumnya Nol Kasus, Begini Kronologi Bertambahnya Pasien Covid-19 di Bangkalan
Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com
JATIM | 19 Mei 2022 08:20 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, bertambah satu orang. Sepekan sebelumnya, penderita kasus yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 di wilayah itu nihil.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan yang dirilis pada 13 Mei 2022 menunjukkan pasien positif Covid-19 di wilayah itu nol kasus. Pada waktu yang sama, dua kabupaten lain di Pulau Madura yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep juga nihil kasus aktif Covid-19.

"Per tanggal 17 Mei 2022, kami ada tambahan kasus aktif baru satu orang," ungkap Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo di Bangkalan, Rabu (18/5/2022).

2 dari 3 halaman

Kronologi

pewarta jalani rapid test antigen

©2020 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Seorang warga dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan petugas puskesmas saat yang bersangkutan datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. 

Menurut penjelasan Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, kasus aktif di wilayah tersebut bertambah setelah libur Lebaran 2022. 

"Sebelum Lebaran tidak ada," tuturnya, dikutip dari Antara.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangkalan, per 17 Mei 2022, jumlah keseluruhan warga yang positif Covid-19 sebanyak 7.577 orang. Rinciannya, sebanyak 6.822 orang sembuh, 754 orang meninggal dunia, dan kasus aktif saat ini sebanyak satu orang. 

3 dari 3 halaman

Kasus Aktif Berkurang

ilustrasi corona
©2020 Merdeka.com/shutterstock

Sudiyo menuturkan, meskipun saat ini kasus aktif bertambah, namun jika dibanding enam bulan silam menunjukkan tren penurunan.

Pasalnya, saat itu jumlah kasus aktif di kabupaten paling barat Pulau Madura itu sempat mencapai 20 orang lebih.

"Kami tetap meningkatkan kewaspadaan guna mencegah penyebaran, terutama di tempat keramaian, dengan tetap menggencarkan sosialisasi kepada warga," terangnya.

Salah satu upaya penegakan disiplin protokol kesehatan di Bangkalan, lanjut dia, dilakukan dengan menggelar operasi yustisi.

Menurutnya, pelonggaran mencopot masker sebagaimana penjelasan Presiden Jokowi hanya diperbolehkan di ruang terbuka. Sementara itu, warga tetap diwajibkan memakai masker di ruang tertutup.

(mdk/rka)

Baca juga:
Update Kasus Covid-19 di Indonesia 31 Maret 2022
Kondisi Pandemi Membaik, Ini 4 Persiapan Kemenkumham Awasi Masuknya Warga Asing
Update Kasus Covid-19 Per 24 Maret 2022
Update Kasus Covid-19 Hari Ini Indonesia 23 Maret 2022, Positif Bertambah 6.376
Terjebak di Restoran & Tak Bisa Pulang, Wanita Ini Bebas Makan Sepuasnya
Peralihan Pandemi Menuju Endemi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami