Omzet Sempat Menurun, Bisnis Keripik Kelapa Khas Kebumen Tetap Eksis saat Pandemi

Omzet Sempat Menurun, Bisnis Keripik Kelapa Khas Kebumen Tetap Eksis saat Pandemi
JATIM | 19 November 2020 06:01 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 memang membawa banyak dampak, terutama bagi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Mereka yang memiliki usaha rumahan pun turut merasakan dampaknya.

Para pelaku usaha punmencari cara untuk tetap bertahan di saat pandemi. Hal ini juga dilakukan oleh pasangan suami istri asal Desa Kedaleman Wetan, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Ismail (48) dan Kamirah (45).

Mereka merupakan sosok di balik terciptanya keripik kelapa khas Kebumen yang telah ada sejak 2003 silam. Hingga saat ini, produk camilannya dikenal baik di wilayah Kebumen ataupun daerah lain seperti Jakarta dan Bandung.

Perjuangan mereka di balik terciptanya keripik kelapa ini tentunya tidak mudah. Ismail yang merupakan warga asli Bandung dan Kamirah yang berasal dari Kebumen ini menceritakan bagaimana awal merintis usahanya.

Keduanya ternyata sempat merantau ke berbagai kota dan mencoba berbagai usaha hingga akhirnya tekun memproduksi keripik kelapa danmemilih untuk tinggal di kota kelahiran Kamirah di Kota Kebumen, Jawa Tengah.

"Selama berada di Bandung, sempat menekuni usaha omreng (oncom goreng) dan selondok, setelah di Bandung lalu merantau ke Jogja jadi tukang becak selama 20 tahun", ujar Kamirah saat ditemui pada Minggu (8/11)

Baca Selanjutnya: Berawal dari Coba-coba Akhirnya Membawa...

Halaman

(mdk/raf)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami