Sempat Viral, Begini Nasib Peternak Unggas Blitar yang Keluhkan Harga Jagung Mahal

Sempat Viral, Begini Nasib Peternak Unggas Blitar yang Keluhkan Harga Jagung Mahal
Ilustrasi jagung. © Shutterstock
JATIM | 10 September 2021 11:18 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu, video seorang pria peternak unggas di Blitar, Jawa Timur yang membawa karton bertuliskan keluhan harga jagung mahal beredar luas di media sosial. Pria tersebut kemudian diamankan personel Polres Blitar.

Setelah kejadian tersebut, Polres Blitar memfasilitasi pertemuan antara peternak unggas di Kabupaten Blitar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar pada Kamis (9/9/2021) di Pendopo Sasasan Adhi Praja Blitar.

2 dari 3 halaman

Cari Solusi

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh POLRES BLITAR KOTA (@blitarkotapolice.official)

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terkait aspirasi para peternak yang mengeluhkan mahalnya harga jagung untuk pakan ternak.

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sekda Kabupaten Blitar dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Blitar. Sementara perwakilan peternak unggas ialah Ketua Koperasi Putera Blitar, Ketua PPRN Blitar, Ketua PPN Blitar, dan peternak ayam layer.

Para peternak berharap ada solusi dari pemerintah berupa bantuan subsidi pembelian jagung dengan harga wajar sesuai Permendag. Pasalnya, Kabupaten Blitar merupakan sentra peternak unggas di mana jumlah peternaknya mencapai 4.500 orang. Dengan jumlah itu, rata-rata kebutuhan jagung untuk pakan ternak di Blitar mencapai 1.200 ton per hari.

3 dari 3 halaman

Indikasi Penimbungan Jagung

ilustrasi jagung©2021 Merdeka.com/pertanian.go.id

Selain itu, para peternak juga menyampaikan adanya indikasi potensi penimbunan jagung. Peternak meminta Satgas Pangan menindak tegas indikasi potensi penimbunan jagung oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menanggapi aspirasi para peternak, Ditjen Tanaman Pangan Kementan menuturkan pemerintah segera melayangkan surat pada PT Seger untuk menurunkan harga jagung sesuai kebutuhan para peternak.

Pemerintah juga menyiapkan subsidi transportasi sebesar Rp900 juta untuk kebutuhan jagung peternak di Kendal dan Blitar, sebagaimana dilansir akun Instagram resmi Polres Blitar, @blitarkotapolice.official, Kamis (9/9/2021).

Kapolres Blitar Kota AKBP Dr. Yudhi Hery Setiawan, S.I.K, M.Si. menyampaikan jika ditemukan penimbunan jagung tentunya akan ditindak lanjuti oleh Satgas Pangan.

(mdk/rka)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami