Sosok Gamal Albinsaid, dari Jubir BPN Prabowo-Sandi sampai Calon Wali Kota Surabaya

Sosok Gamal Albinsaid, dari Jubir BPN Prabowo-Sandi sampai Calon Wali Kota Surabaya
JATIM | 18 Februari 2020 12:00 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Di kancah politik, nama Gamal Albinsaid dikenal setelah kasus hoax atau berita bohong yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet. Gamal ditunjuk sebagai juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno pada Pemilu 2019 lalu. Sebelumnya, posisi juru bicara BPN itu didapuk oleh Ratna Sarumpaet.

Kini, namanya kembali menjadi sorotan publik karena kabarnya ia bakal maju menjadi calon wali kota Surabaya pada Pemilihan Umum Wali Kota Surabaya pada 2020 ini. Dilansir dari Antara, Gamal mengklaim bahwa dirinya akan didukung oleh Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bersama kedua partai itu, Gamal mengaku siap membentuk poros ketiga.


Gamal memberi penjelasan mengenai wacana poros ketiga yang merupakan koalisi partai politik di luar pengusung bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang diperkirakan akan mengusung calon sendiri di Pilkada Surabaya 2020 nanti.

1 dari 2 halaman

Gamal Albinsaid di Luar Politik

gamal albinsaid

2020 Merdeka.com

Usia Gamal terbilang masih cukup muda. Pria kelahiran Malang, 8 September 1989 ini merupakan seorang dokter sekaligus social entrepreneur. Ia membidani kelahiran Klinik Asuransi Sampah yang digunakan untuk mempermudah masyarakat kurang mampu dalam berobat. Masyarakat yang hendak berobat cukup membawa sampah sebagai ganti biaya pengobatan.


Gamal mendirikan Indonesia Medika dan Siapa Peduli. Indonesia Medika merupakan platform digital yang menghubungkan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan dengan masyarakat. Tujuannya ialah untuk memberikan layanan kesehatan. Sementara Siapa Peduli merupakan platform crowfunding atau pembiayaan kesehatan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan dana kesehatan. Pendekatan yang dilakukan Gamal melalui Siapa Peduli ialah pendekatan digital, melalui kampanye di media sosial, serta menggerakkan asas kerelawanan.


Di bidang akademik, sejak kecil Gamal dikenal dengan prestasi-prestasinya. Ia menempuh Pendidikan dasar sampai tingkat master di tanah kelahirannya. Ia tercatat sebagai salah satu siswa akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. Semasa Kuliah menyabet 12 penghargaan ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.


Pada 2014, berkat Klinik Asuransi Sampah yang digagasnya ia diganjar penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur Prize. Ajang penghargaan itu diselenggarakan oleh University of Cambridge dan Unilever. Tahun 2017, Gamal bertandang ke Rusia atas undangan dari Presiden Vladimir Putin. Ia diminta untuk memberi inspirasi kepada para peserta acara World Festival of Youth and Students.

2 dari 2 halaman

Gamal Ingin Maju dengan Dukungan Partai Politik

Di acara Cangkruk Bareng yang digelar di Rest Area Wibi Kaliasin, Kota Surabaya, Jawa Timur pada awal Desember 2019 lalu, Gamal bercerita mengenai komunikasi politik yang sudah dilakukannya. Ia menyatakan sudah melakukan komunikasi politik kepada Partai Golkar, Gerindra, dan Demokrat. Tidak tanggung-tanggung, ia melakukannya mulai tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

ilustrasi pemilihan umum

2020 Merdeka.com

Dalam kesempatan itu, Gamal tak menampik kemungkinan dirinya maju dari jalur independen atau perseorangan. Menurut Gamal, di usianya saat ini menjadi penting untuk berkolaborasi dengan partai politik. Salah satunya karena bisa memberikan perubahan konsep dalam berpolitik. Menurutnya, pembiayaan politik bisa dilakukan dengan pendekatan kewirausahaan sosial yang selama ini menjadi kegiatannya.

(mdk/rka)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami