Sudjiatmojo Notomiharjo, Ibunda Jokowi yang Selalu Dikenang Lewat Kata-katanya

Sudjiatmojo Notomiharjo, Ibunda Jokowi yang Selalu Dikenang Lewat Kata-katanya
JATIM | 26 Maret 2020 10:45 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Sudjiatmojo Notomiharjo, Ibunda dari Presiden Joko Widodo telah tutup usia pada Rabu 25 Maret 2020 di Solo, Jawa Tengah pada usia 77 tahun. Sosok panutan dalam perjalanan karier Jokowi ini memang memiliki banyak sisi lain dan juga menjadi sosok penyemangat dalam perjalanan karier Jokowi.

Berikut merdeka.com rangkum dari berbagai sumber bentuk penyemangat Ibunda Jokowi yang diberikan untuk anaknya tersebut, Kamis (26/3/2020).

1 dari 4 halaman

Perjuangan Sang Ibunda Bikin Jokowi Kembali Bersemangat

Presiden Joko Widodo mengaku memiliki pengalaman saat masih remaja yang tak pernah bisa dilupakannya. Menurut Jokowi, sang Ibunda yang membuatnya kuat menghadapi tantangan hidup.

Presiden Jokowi bercerita melalui akun Facebooknya bahwa pada saat sekolah dulu, Joko Widodo pernah merasa kecewa karena tidak bisa masuk SMA favorit, padahal nilainya termasuk bagus, dan kekecewaannya saat itu merupakan kekecewaan pertamanya saat remaja.

Berhari-hari dia menjadi murung. Namun, ada satu momen yang membuat dia tersentuh dan memantik semangatnya, yaitu pada saat ibunya sedang tekun memotong bambu yang akan dia jual. Momen tersebut menjadi momen penyemangat dirinya untuk menjalani tantangan dalam hidupnya.

2 dari 4 halaman

Melakukan Berbagai Cara untuk Mencukupi Kebutuhan Anak-anaknya

Selain itu, Jokowi juga mengaku teringat perjuangan keras ayah dan ibunya untuk memenuhi kebutuhan dirinya. Menurutnya, ayah dan ibundanya selalu berjuang keras agar dirinya dan adik-adiknya bisa bersekolah dan membeli buku.

"Waktu itu Ibu saya berkata, untuk jadi orang besar, kamu harus punya jiwa yang besar," tulis Jokowi di akun Facebook pribadinya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan kata-kata yang menjadi keyakinan dalam diri beliau untuk menghadapi segala persoalan hidup dengan jiwa besar dan ikhlas.

3 dari 4 halaman

Selalu Mendoakan Anak-anaknya

"Saya pernah mendengarkan ibu saya dalam salatnya mendoakan anak-anaknya, agar anak-anaknya 'mentas' dalam kehidupan. Setiap selesai salat disebut nama saya dan adik-adik saya, doa ibu saya adalah doa yang sungguh kepada Allah SWT," tulis Jokowi.

Menurutnya, doa seorang Ibu merupakan doa yang paling menyentuh. Hubungan kemanusiaan paling dalam adalah hubungan anak dengan ibundanya.

"Semua Ibu di dunia ini dibesarkan oleh rasa manusia merawat anak-anaknya tumbuh," tulisnya.

Presiden Joko Widodo juga pernah menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu dan perempuan se-Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan Jokowi lewat akun Iinstagram pribadinya @jokowi, pada Sabtu (22/12).

Dalam unggahannya itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa wajah Indonesia saat ini dan di masa mendatang adalah hasil dari peran ibu.

"Wajah Indonesia hari ini dan di masa depan, adalah wajah yang turut dibentuk oleh kaum ibu, perempuan-perempuan yang punya akses dan kesempatan yang luas ke seluruh palagan pengabdian kepada bangsa," tulis Jokowi.

4 dari 4 halaman

Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Wali Kota Solo tersebut pernah mengatakan bahwa ibu dan perempuan merupakan sosok yang ikut berperan dalam membangun peradaban Indonesia. Presiden Jokowi menyebut perempuan yang berdaya adalah wujud Indonesia yang maju.

"Mereka berdaya di bidang ekonomi, politik, sosial, dan kemasyarakatan. Dan tentu saja, kaum perempuan membangun peradaban bangsa melalui pengasuhan anak-anak di dalam keluarga," kata dia.

"Perempuan yang berdaya adalah wujud Indonesia yang maju," sambung Presiden Jokowi merayakan Hari Ibu.

(mdk/raf)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami