Tujuan dan Fungsi Negara yang Perlu Diketahui, Pelajari Selengkapnya

Tujuan dan Fungsi Negara yang Perlu Diketahui, Pelajari Selengkapnya
Ilustrasi Indonesia. ©2016 Merdeka.com
JATIM | 15 Oktober 2021 15:45 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Tujuan dan fungsi negara di belahan dunia ini pasti berbeda-beda. Masing-masing negara tentu memiliki tujuannya tersendiri pada saat hendak didirikan.Tujuan negara ini yang lantas akan menjadi pedoman tentang bagaimana negara tersebut disusun serta bagaimana kehidupan rakyatnya diatur sedemikian rupa.

Sementara itu, selain adanya tujuan pembentukan negara juga membutuhkan fungsi negara. Fungsi negara ditekankan pada aspek dinamika negara dengan segala aktivitas dan peran yang dimainkannya untuk mencapai tujuan negara. Tujuan dan fungsi negara saling berkesinambungan satu sama lain.

Tujuan dan fungsi negara ini perlu diketahui dan disetujui oleh mayoritas rakyatnya, karena tujuan dan fungsi negara adalah pondasi penting bagi berdirinya sebuah negara yang bersumber dari nilai-nilai luhur bangsa dan nenek moyangnya.

Setiap negara di dunia tentu memiliki tujuan dan fungsi negara yang berbeda. Negara juga mengejar kepentingan nasional yang berbeda pula. Memahami tujuan dan fungsi negara adalah langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mencapai cita-cita bersama suatu bangsa. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai tujuan dan fungsi negara.

2 dari 4 halaman

Tujuan dan Fungsi Negara Secara Umum

Negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat. Dilansir dari Liputan6.com, tujuan negara menjadi pondasi penting bagi berdirinya sebuah negara. Tiap negara memiliki tujuan yang berbeda-beda. Tujuan tersebut biasanya disesuaikan dengan pandangan dan landasan hidup yang bersumber pada nilai-nilai luhurnya.

Indonesia misalnya, memiliki tujuan negara yang tertuang pada pembukaan UUD 1945. Tujuan negara bisa menjadi cita-cita serta visi dan misi berdirinya negara. Tujuan dari setiap negara dipengaruhi oleh tempat, sejarah pembentukan, dan pengaruh dari penguasa negara yang bersangkutan.

Sementara itu, fungsi negara secara umum ada empat, yakni untuk melaksanakan ketertiban dan keamanan, fungsi kemakmuran dan kesejahteraan, fungsi pertahanan dan keamanan serta fungsi menegakkan keadilan.

Fungsi pengaturan dan ketertiban sangat penting dalam mencegah bentrokan-bentrokan maupun pertikaian yang mungkin timbul dalam masyarakat. Fungsi kemakmuran dan kesejahteraan memiliki makna negara berupaya agar masyarakat dapat hidup sejahtera, terutama di bidang ekonomi dan sosial masyarakat.

Sedangkan fungsi pertahanan dan keamanan diperlukan untuk menjaga kemungkinan terjadinya serangan dari luar. Fungsi keadilan memiliki makna negara harus dapat menegakkan hukum secara tegas dan tanpa adanya unsur kepentingan tertentu menurut hak dan kewajiban yang telah dikontribusikan kepada bangsa dan negara.

3 dari 4 halaman

Teori Tujuan Negara Menurut Para Ahli

  • Teori tujuan negara dari Niccol Machiavelli

Teori Machiavelli tentang tujuan negara dikemukakan dalam bukunya “II Principe” (Kepala Negara). Menurut Machiavelli, tujuan negara adalah untuk memupuk kekuasaan guna mencapai kemakmuran rakyat. Pemerintah atau Raja digunakan sebagai teknik memupuk dan menggunakan kekuasaan.

Dalam usaha memupuk kekuasaan, raja atau pemimpin negara harus mempunyai sifat-sifat sebagai harimau, singa atau sifat-sifat sebagai kancil. Raja harus mempunyai sifat-sifat harimau agar ditakuti oleh rakyat dan musuh-musuhnya yang lebih lemah. Bersifat sebagai kancil yang cerdik, licik agar dapat menguasai rakyat dan menerobos lubang-lubang jaring atau perangkap yang dipasang oleh lawan-lawan politiknya yang lebih kuat.

Negara boleh mengadakan perjanjian dengan negara-negara lain, tetapi tidak perlu mentaati perjanjian itu, yang penting rakyat tidak dirugikan dan kesejahteraan bisa dicapai.

  • Teori tujuan negara dari Imanuel Kant

Imanuel Kant menulis dalam bukunya yang berjudul “Mataphysische Afangsrunde” (Ajaran Metafisika dalam Hukum) bahwa “Manusia dilahirkan sederajat dan segala kehendak, kemauan dalam masyarakat negara harus melalui dan didasarkan dengan undang-undang”.

Peraturan-peraturan hukum harus pula dirumuskan dan harus menjadi dasar pelaksana pemerintahan. Di samping itu ia memandang bahwa perlu adanya pemisahan kekuasaan, seperti diajarkan oleh Montesquieu (Kekuasaan Legislatif, Eksekutif dan Yudisial).

Dalam kepustakaan dikatakan bahwa Imanuel Kant yang memberi nama ajaran Montesquieu tentang “pemisahan kekuasaan” (separation of power) itu dengan nama “Trias Politika”.

Jadi tujuan negara menurut Imanuel Kant adalah: menegakkan hak-hak dan kebebasan warga negara atau kemerdekaan individu. Untuk menjamin kebebasan individu berupa jaminan perlindungan HAM harus diadakan pemisahan kekuasaan seperti Trias Politika.

4 dari 4 halaman

Fungsi Negara Menurut Para Ahli

Dalam bukunya “Web of Goverment”, Mac Iver mengemukakan fungsi negara dari segi transformasi (transformation function of goverment). Dari segi transformasi itu, fungsi negara mencakup:

  • Fungsi kebudayaan (cultural function), di mana fungsi cultural atau kebudayaan ini sesungguhnya terletak pada aktivitas individu. Karena itu negara harus hanya memajukan dan mengintensifkan saja usaha-usaha yang dijalankan oleh rakyat dalam aktivitas budaya. 
  • Fungsi kesejahteraan umum (public walfare function), yaitu semua aktivitas manusia yang ditujukan kepada untuk seluruh lapisan masyarakat.
  • Fungsi ekonomi (economic function), di mana negara secara aktif turut campur dalam bidang perekonomian, dengan maksud agar dapat menjamin kehidupan yang layak bagi warga negaranya.

Pada millenium ketiga (abad ke-21), Francis Fukuyama, mengutip Laporan Bank Dunia, tentang Pembangunan Dunia, dalam rangka lingkup kekuatan atau kemampuan negara menangani “pasar bebas” (free market), mengemukakan tiga fungsi utama negara, meliputi:

  • Fungsi Minimal, menyediakan kebutuhan publik, meningkatkan keadilan.
  • Fungsi Menengah, menangani persoalan-persoalan eksternal, mengatur monopoli, memperbaiki kualitas informasi, dan menyediakan asuransi sosial.
  • Fungsi Aktivis, mengkoordinasi aktivitas swasta, redistribusi aset, meliputi tiga aktivitas, yaitu: mendorong pasar, melakukan redistribusi aset, dan menumpulkan inisiatif (Francis Fukuyama, 2005: 9).

Sementara  dalam rangka tugas negara pemerintah untuk melaksanakan tujuan negara sebagai organisasi kekuasaan, Wolfgang Friedmann menyebutkan empat fungsi negara, yaitu:

  • Sebagai provider, negara bertanggung jawab dan menjamin suatu standar minimum kehidupan secara keseluruhan, dan memberikan jaminan sosial lainnya.
  • Sebagai regulator, negara membentuk aturan hukum dalam kehidupan bernegara.
  • Sebagai enterpeuner, negara menjalankan sektor ekonomi melalui badan usaha milik negara/daerah (BUMN/BUMD), dan mengusahakan kondisi kondusif untuk berkembangnya dunia usaha.
  • Sebagai umpire, negara menetapkan standar-standar yang adil bagi pihak yang bergerak di sektor ekonomi, terutama antara sektor swasta atau antar bidang-bidang usaha tertentu. (W. Friedmann, 1971: 3).
(mdk/edl)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami