Tertunduk Lesu, Video Guru Honorer Paruh Baya Ikut Ujian PPPK Ini Tuai Sorotan

Tertunduk Lesu, Video Guru Honorer Paruh Baya Ikut Ujian PPPK Ini Tuai Sorotan
Guru Honorer Berumur. ©2022 Merdeka.com/TikTok
JATIM | 25 Juni 2022 13:35 Reporter : Vinna Wardhani

Merdeka.com - Lapangan pekerjaan di Indonesia bisa dibilang masih terbatas untuk para pencari kerja. Di samping itu, jenjang karier yang kurang menjanjikan membuat angka harapan hidup di Indonesia masih mengkhawatirkan.

Sulitnya mencari pekerjaan menjanjikan rupanya juga tak hanya dirasakan generasi muda, namun juga orang tua yang berumur. Melansir dari akun Tik Tok @mamah_malika, tampak seorang laki-laki berumur mengikuti seleksi PPPK dengan kepala tertunduk lesu.

Di tengah usianya yang tak lagi muda, pria tersebut masih terus berjuang mencari penghidupan yang lebih layak dari profesinya sebagai gugur honorer. Tentu unggahan Tik Tok @mamah malika ini banjir doa untuk laki-laki tersebut.

Video singkat ini pun viral di media sosial. Selengkapnya, berikut rangkuman yang berhasil ditulis oleh Merdeka terkait guru honorer berumur ikut seleksi PPPK.

2 dari 3 halaman

Guru Honorer Berumur Masih Harus Ikut Sekeksi

guru honorer berumur
©2022 Merdeka.com/TikTok

Dalam video singkat mama malika, tampak kamera menyorot seorang guru honorer laki-laki yang telah berumur yang mengikuti tes PPPK.

Seolah tampak harap-harap cemas, laki-laki tersebut sesekali mengusap wajahnya dan tertunduk lesu. Doa agar laki-laki tersebut lolos seleksipun menghiasi unggahan.

"Ya Allah luluskan bapak itu, aku tau perasaannya saat ini," tulis pemilik akun.

3 dari 3 halaman

Viral di Media Sosial

guru honorer berumur

©2022 Merdeka.com/TikTok

Berdurasi singkat, video ini viral di media sosial. Hingga saat ini video yang diunggah akun TikTok @mamah_malika ini sudah ditonton 6 juta kali lebih. 

Tak sedikit warganet yang merasakan simpati dan juga mendoakan doa agar sang bapak lulus. 

"AAMIIN AAMIIN AAMIIN YA ALLAH.... LULUS YA PAK. AAMIIN"

"Dimudahkan urusannya ya pak"

Netizen Kritik Sistem Seleksi

guru honorer berumur

©2022 Merdeka.com/TikTok

Selain doa-doa baik untuk guru honorer tersebut, tak sedikit netizen mengkritik cara pemerintah melakukan seleksi kepada guru honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun.

Melihat dari perjalanan kariernya, loyalitas guru honorer mengabdi bertahun-tahun dengan gaji kecil menurut netizen sudah cukup menjadi bukti kelayakan untuk diangkat sebagai PNS.

"Kenapa yg 10/15tahun ngehonor gak diangkat aja, kalo masalah kamanpuan pasti mampu karna mereka udah ngajar 10-15 tahun jadi pengalaman banyak," tulis seorang netizen.

"Pengalaman mereka sudah teruji bertahun2, kesetian pengabdian mereka tidak diragukan lagi, trus kenapa meraka masih harus di uji lg dg pancasila dn UU," ungkap netizen lain.

"yaAllah kenapa ya kalo udah honorer berpuluh tahun itu ga diangkat aja gitu? apalagi kalo udah sepuh, pengalaman dia berpuluh tahun itu udah lebih," timpal lainnya.


@mamah_malika

🥺

♬ suara asli  - Langit Musik Indonesia

(mdk/vna)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini