Widi Vierratale Menangis saat Podcast, Aksi Bijak Cinta Laura Curi Perhatian

Widi Vierratale Menangis saat Podcast, Aksi Bijak Cinta Laura Curi Perhatian
Cinta Laura dan Widi Vierratale. ©2022 Merdeka.com/youtube
JATIM | 24 Juni 2022 11:05 Reporter : Vinna Wardhani

Merdeka.com - Trauma merupakan hal pelik yang harus dihadapi oleh korban pelecehan seksual. Tak jarang kenangan pahit dari pengalaman kurang menyenangkan ini masih membuat korbannya merasa tertekan meski sudah berjarak dari waktu kejadian.

Seperti di podcast Deddy Corbuzier yang mengangkat topik tentang pelecahan seksual, Widi Vierratale menangis berusaha berdamai dengan masa lalu. Di tengah kondisi tersebut, Cinta Laura yang berada di sebelah Widi dengan sigap berusaha menenangkan. Deddy pun tak lupa meminta maaf dengan pembahasan yang diangkatnya kali ini.

"Take your time. We can stop," ucap Cinta.

"I'm sorry," tutur Deddy.

Melihat kondisi Widi tak segera membaik, Cinta bahkan sempat meminta izin menghentikan Podcast Deddy. Aksi Cinta ini tentu mendapat beragam respon positif dari publik. Banyak yang menyebut perlakuan Cinta begitu baik dan cekatan.

"Can I be honest? Ini kalau kita berhenti dulu gak apa-apa?" imbuh Cinta.

2 dari 3 halaman

Ungkap Sakit Hati dengan Pelaku Pelecehan

cinta laura dan widi vierratale
©2022 Merdeka.com/youtube

Setelah dirasa kondisi cukup kondusif, Widi sempat meminta maaf lantaran dirinya membuat syuting podcast terganggu. Tak tega melihat Widi yang sudah menjadi korban namun tetap meminta maaf, Cinta meluapkan emosinya kepada pelaku pelecehan. Ia mengaku sangat sakit hati dan marah atas aksi pelecehan yang membuat korban hidup dengan rasa bersalah.

"Ini yang bikin aku sangat sakit hati dan marah. Di negara kita korban pelecehan saking takutnya untuk speak up, mereka yang minta maaf," tandas Cinta.

3 dari 3 halaman

Masalah Pelecehan Masalah Bersama yang Harus Segera Ditangani

cinta laura dan widi vierratale

©2022 Merdeka.com/youtube

Tak hanya di Podcast Deddy, belum lama ini Cinta kembali mengutarakan aspirasinya lewat akun Instagram pribadi. Secara lantang, perempuan berdarah Jerman-Indonesia ini meminta orang-orang untuk peka dan lebih sadar dengan kondisi sosial yang kian memprihatinkan.

"Ini masalah kita semua, terlepas dari pendidikan, lingkungan dan status ekonomi. Masalah sistemik, yang jujur, akan terus memperlambat perkembangan negara ini menuju demokrasi yang sesungguhnya. Dengan kompas moral yang rusak dan cara berfikir yang bias, beberapa tahun ke depan sangat krusial untuk kita semua menyuarakan isu ini agar masyarakat dan pihak-pihak yang berkuasa sadar bahwa pengetahuan dan pelatihan yang intens mengenai isu ini sangat penting," tegasnya.

(mdk/vna)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini